13 April 2021

Sowan Ke PWI Kalsel, Ini Yang Dikonsultasikan Direksi Abdi Persada

2 min read

Direktur Abdi Persada (kanan kacamata) saat bersilaturahmi dengan ketua PWI Kalsel (kiri) pada Rabu (23/10).

BANJARMASIN – Pada Rabu pagi (23/10) jajaran direksi LPPL Abdi Persada, yang dipimpin langsung direktur Ibnu Min Haji bersilaturahmi ke kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan di kawasan Banua Anyar Banjarmasin. Didampingi station manager Ahmad Fauzi dan redaktur Rini Dwi Masmuda, serta 4 reporter yang bertugas di Banjarmasin, kedatangan rombongan Abdi Persada ini, disambut langsung ketua PWI Kalsel Zainal Helmi, didampingi sekjen PWI Kalsel Yusni Hardi. Bertempat di ruangan rapat lantai 2, ajang silaturahmi media milik pemerintah provinsi Kalsel dengan PWI Kalsel itu, berlangsung santai namun penuh arti.

Dalam perbincangan santai dengan ketua PWI Kalsel, direktur LPPL Abdi Persada Ibnu Min Haji mengatakan, bahwa silaturahmi ini sekaligus sebagai ajang perkenalan dirinya dan jajarannya dengan PWI. Mengingat, sejak dilantik sebagai direktur pada awal tahun 2019 tadi, direktur yang biasa dipanggil Ibe itu mengaku, perlu untuk memperkenalkan diri kepada PWI.

“Sebagai jajaran direksi baru, kami ingin berkenalan langsung dengan PWI yang selama ini sudah sangat membantu Abdi Persada, khususnya untuk memberikan pelatihan kepada para wartawannya. Selain itu, kami juga ingin sedikit berkonsultasi soal efek terbitnya peraturan baru Dewan Pers soal status media yang harus berbadan hukum perseroan terbatas (PT), terhadap keberlangsungan radio kami. Mengingat Abdi Persada merupakan media milik pemerintah provinsi Kalsel, yang keberadaannya di dukung perda,” jelas Ibe saat berbincang dengan ketua PWI Kalsel.

Menanggapi hal ini, ketua PWI Kalsel Zainal Helmi mengaku, tidak memiliki kewenangan untuk memutuskan status media penyiaran milik pemerintah provinsi Kalsel ini.

“Jika membahas soal kompetensi wartawan, maka itu adalah ranah kami untuk memastikan setiap wartawan di Kalsel memiliki kualitas yang baik. Namun terkait persoalan ini, kami hanya dapat menyarankan agar Abdi Persada melakukan konsultasi langsung dengan Dewan Pers. Sehingga didapatkan kepastian soal status radio ini kedepannya,” ujarnya.

Usulan untuk berkonsultasi langsung ke Dewan Pers ini, menjadi pertimbangan utama jajaran direksi Abdi Persada. Hal ini untuk memastikan, media penyiaran milik pemerintah provinsi Kalsel ini, tetap dapat memberikan informasi dan pemberitaan yang berimbang bagi publik dan pendengarnya di Kalsel.

Diakhir pertemuan, Zainal Helmi tak lupa memberikan oleh-oleh berupa dua buku kecil yang berisikan pengetahuan jurnalistik yang harapannya dapat bermanfaat untuk seluruh kru Abdi Persada FM.  (RIW/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.