BanjarmasinNews

7 SKPD Pemko Banjarmasin dapat Raport Merah

BANJARMASIN – Di sisa waktu dua bulan ini, Pemerintah Kota Banjarmasin meminta seluruh SKPD dilingkup Pemerintah Kota Banjarmasin, untuk meningkatkan penyerapan anggaran mereka. Hal ini dapat terlihat pada rapat evaluasi pelaksanaan fisik pada SKPD, di Aula Kayuh Baimbai, Selasa (22/10).

Rapat evaluasi ini dipimpin Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah. Dan, pada rapat evaluasi ini ada 7 SKPD diantaranya 2 Kecamatan yang sampai saat ini memiliki serapan anggaran rendah. Untungnya, masih banyak SKPD yang mendapatkan raport hijau untuk serapan anggaran APBD 2019.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah mengatakan, hendaknya SKPD yang serapan anggarannya masih rendah, untuk segera meningkatkan serapannya. Mengingat, waktu yang tersisa tinggal dua bulan lagi.

Menurut Hermansyah, pihaknya juga meminta jika SKPD mendapatkan masalah atau kendala dalam penyerapan anggaran tersebut, hendaknya segera melakukan konsultasi kepada pihaknya. Untuk dicarikan solusi bersama-sama.

Dalam kesempatan tersebut Hermansyah juga meminta kepada SKPD maupun Kecamatan yang mendapatkan raport merah, untuk sesegeranya merealisasikan pembangunan fisik untuk memaksimalkan serapan.

“Kami berharap diakhir tahun, semua realisasi pembangunan fisik dan penyerapan anggaran sesuai target yang ditentukan,” ucap Hermansyah.

Sementara itu, salah satu SKPD yang memiliki serapan anggaran baik, yakni Dinas Pendidikkan kota Banjarmasin, yang telah berhasil menunjukkan progres penyerapan APBD sebesar 46 miliar atau sudah mencapai 70 persen. Hal ini disampaikan Kepala bidang Pembina SD Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Nuryadi.

“Besarnya serapan anggaran ini, dikarenakan penggunaan dana BOS dan dana DAK sudah disalurkan kepada penerima bantuan,” ucap Nuryadi.

Sehingga, lanjut Nuryadi, dana BOS dan DAK sebagai penyumbang terbesar penyerapan anggaran pada Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin.

Nuryadi mengatakan, pihaknya optimis hingga akhir tahun 2019, serapan anggaran dapat mencapai 90 persen lebih.

“Sudah 70 persen berhasil terealisasi, InsyAllah dua bulan kedepan bisa maksimal,” ujar Nuryadi. (SRI/RDM/EYN)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat