BanjarmasinNews

Banjarmasin Study Tiru Dana Kelurahan Ke Yogyakarta

YOGYAKARTA – Penyerapan dana kelurahan di Kota Banjarmasin masih sangat rendah. Akibat dari para lurah di kota ini, tidak berani menggunakan dana kelurahan tersebut. Karena, masih ada aturan yang dianggap tidak jelas. Oleh karena itu, Humas dan Press Room Kota Banjarmasin melakukan Study Tiru ke Pemerintah Kota Yogyakarta, Kamis (17/10).

Kabag Humas dan Protokol Setdako Banjarmasin Yusna Irawan menyampaikan, maksud kunjungan study tiru ke Pemerintah Kota Yogyakarta ini, untuk belajar atau mengetahui cara pengelolaan atau penggunaan dana kelurahan, yang telah berhasil dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta dengan mengajak serta para junarlis, yang tergabung dalam press room Kota Banjarmasin.

“Sehingga diharapkan, para jurnalis ini dapat memberitakan, bagaimana penggunaan dana kelurahan yang telah berhasil dari Pemerintah Yogyakarta,” ucap Yusna.

Sementara itu, Staf Ahli Walikota Yogyakarta Tri Widayanto mengatakan, penerimaan bantuan dana lurah yang mereka terima pada tahun 2019 sebesar 15,84 miliar rupiah, yang dibagi sebanyak 350 juta per kelurahan, di Yogyakarta ada sebanyak 45 kelurahan. Sedangkan, untuk proses, pencairan dana kelurahan masing masing kelurahan di Yogyakarta berbeda-beda.

“Pada awalnya para lurah di Yogyakarta juga mengalami hal yang sama dengan di Kota Banjarmasin. Mereka, juga memiliki kekhawatiran yang sama,” ucapnya.

Tetapi, lanjut Tri, Pemerintah Kota Yogyakarta terus menyakinkan para lurah tersebut, jika menggunakan dana tersebut aman, asalkan jujur dalam menggunakan dana tersebut.

Sedangkan, Lurah Panembahan, Yogyakarta Purnomo mengatakan, untuk menggunakan dana kelurahan tersebut, harus teliti, dan tertib administrasi. Sehingga, pada saat pemeriksaan tidak ditemukan adanya kesalahan.

“Dalam penggunaan dana kelurahan yang harus dilakukan para lurah adalah tertib administrasi,” ucap Purnomo. (SRI/RDM/EYN)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat