News

Pemkab Tala Siapkan Destinasi Pantai Batakan Baru

TANAH LAUT – Untuk menuju optimalisasi kawasan wisata pantai, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melalui Dinas Pariwisata, telah menyiapkan beberapa program untuk menggali potensi kawasan obyek wisata pantai Batakan. Jika potensi wisata pantai ini digali maka dapat berdampak secara maksimal, harus tersedia sarana dan prasarana yang memadai.

Salah satu yang menjadi kendala dalam optimalisasi kawasan Pantai Batakan ini adalah, belum tersedianya sarana yang representatif. Untuk menyelesaikan masalah ini, rencananya Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Laut melalui Dinas Parawisata akan membangun Wisata Pantai Batakan Baru menjadi kawasan obyek wisata yang mempunyai fasilitas kenyamanan dan keamanan yang baik. Hal ini sangat berdampak penting bagi perekonomian daerah dan tentunya warga masyarakat.

Kepala Dinas Parawisata Kabupaten Tanah Laut Ismail Fahmi mengatakan besarnya potensi Wisata Pantai Batakan Baru, sangat menjanjikan dan perlu dikembangkan lebih lanjut dan pembangunan obyek wisata ini segera direalisasikan mengingat obyek wisata lain seperti Pantai Takisung dan kolam Mina Tirta sudah digarap Dinas Parawisata.

“Sudah mengalami banyak perubahan baik dari segi parkiran, kebersihan lingkungan maupun ketertiban pedagang di sekitar kawasan obyek wisata sudah dibenahi dan terlihat indah. Salah satu upaya tersebut adalah dengan menggelar kegiatan yang dapat menarik animo wisatawan, baik itu wisatawan lokal, domestik, maupun asing,” ucapnya.

Untuk diketahui,Pantai Batakan Baru terletak di Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah laut, sekitar 125 kilometer arah selatan dari kota Banjarmasin Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan, secara geografis terletak pada 405’6.375 Garis Lintang dan 114037’28 T Garis Bujur.

Daya tarik lain pantai Batakan adalah panorama matahari terbenam yang sangat indah dan dan tidak kalah menariknya dengan obyek wisata pantai lainnya, tidak jauh dari pantai ada Pulau Datu merupakan obyek wisata religius yaitu makam datu Pamulutan, seorang ulama yang dianggap wali Allah.

Obyek wisata ini sudah dianggarkan dan tahun depan sudah digarap pembangunannya, peran serta dukungan dari semua lapisan masyarakat maupun unsur lainnya yang terkait sangatlah diharapkan demikian ungkap Fahmi diakhir tanggapannya. (HUM-TALA/RDM/RRF)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat