15 April 2021

Walikota Banjarmasin Hadiri APUF-7 di Penang

2 min read

Kabag Humpro Kota Banjarmasin Yusna Irawan.

BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mewakili Pemerintah Kota Banjarmasin menghadiri, pertemuan The Seventh Asia-Pacific Urban Forum (APUF-7) atau Forum Perkotaan Asia-Pasifik  ke-7, di Penang, Malaysia.

Keberangkataan orang nomor satu di Pemerintah Kota Banjarmasin tersebut disampaikan oleh Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Banjarmasin Yusna Irawan, kepada sejumlah wartawan, Senin (14/10).

“Kegiatan berlangsung dari tanggal 15 – 17 Oktober 2019, dihadiri Walikota Banjarmasin Ibnu Sina,” ucap Yusna.

Menurut Yusna, kehadiran Walikota Banjarmasin pada forum tersebut, tidak hanya sekedar hadir, tetapi juga sekaligus memberikan materi.

“Keikutsertaan Pemerintah Kota Banjarmasin dalam pertemuan tersebut, bertujuan, agar pembangunan di kota ini ke depannya lebih fokus pada percepatan implementasi untuk mencapai masa depan yang berkelanjutan,” tutur Yusna lebih lanjut.

Forum ini, lanjut Yusna, merupakan pertemuan regional pemangku kepentingan perkotaan terbesar yang melibatkan para pembuat kebijakan dari pemerintah lokal, nasional, lembaga keuangan, masyarakat sipil, akademisi, pelatihan-penelitian perkotaan sektor masyarakat dan swasta, dengan tujuan untuk membahas solusi inovatif, mengidentifikasi tindakan dan tujuan bersama, serta memperkuat kemitraan yang efektif mencapai pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.

“APUF-7 ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan setiap 4 sampai 5 tahun sekali dengan lokasi kegiatan berbeda-beda, dan kali ini di Penang, Malaysia,” ujar Yusna.

Dalam kegiatannya nanti,  APUF-7 juga akan menjadi tempat untuk meluncurkan laporan masa depan kota-kota di Asia-Pasifik tahun 2019, yang dikembangkan oleh ESCAP dan UN-Habitat dalam kemitraan dengan Uni Eropa, Bank Pembangunan Asia, Yayasan Rockefeller, UNDP, Pusat Singapura.

Dari informasi terhimpun, kegiatan tersebut nantinya akan lebih difokuskan pada cara mengimplementasi solusi perkotaan dari berbagai tipologi kota yang berbeda, terhadap empat tantangan diantaranya, pembangunan kritis, manajemen sumber daya alam, perubahan iklim, risiko bencana, dan meningkatnya ketidaksetaraan.

Kemudian melalui empat cara implementasi seperti, perencanaan kota atau wilayah, tata kelola dan pengembangan kapasitas, data dan teknologi untuk kota-kota pintar dan pembiayaan perkotaan, diharapkan dapat mempercepat pencapaian urbanisasi berkelanjutan dan hasil pembangunan berkelanjutan untuk kota-kota Asia Pasifik.

Selain Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, ada empat orang lainnya yang juga menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut, yakni Menteri Federal Malaysia, Kementerian Kementerian Perumahan dan Pemerintah Daerah, Hajah Zuraida Kamaruddin. Kemudian Direktur Eksekutif United Nations Human Settlements Programme (UN-Habitat) Malaysia, Ms Maimunah Mohd Sharif. Sekretaris Eksekutif United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (ESCAP), Ms Armida Salsiah Alisjahbana, dan Walikota Penang Malaysia, Dato’ Ar. Yew Tung Seang. (SRI/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.