BanjarNewsProvinsi Kalsel

Buka Lomba Mancing Ikan Nila, Ini Pesan Paman Birin Untuk Desa Tiwingan Lama

BANJAR – Dalam beberapa tahun terakhir ini, kunjungan wisatawan ke kawasan Aranio kabupaten Banjar semakin meningkat. Apalagi setelah Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor menyebut, ada kawasan Raja Lima, saingan Raja Ampat Papua di sana. Beragam spot foto pun bermunculan, khususnya di kawasan Bukit Matang Kaladan, demi mendapatkan gugusan Raja Lima dalam satu frame foto yang diabadikan. Bahkan ada pula yang menyebut, gugusan pulau-pulau kecil di Aranio ini, mirip dengan Halong Bay Vietnam. Tak hanya keindahannya, kawasan Aranio ini juga menyimpan potensi perikanan yang sangat besar. Beragam ikan air tawar hidup di sini, khususnya Nila. Melihat potensi ini, maka pada Minggu (13/10), Karang Taruna Pelita Harapan desa Tiwingan Lama menggelar even Lomba Memancing Ikan Nila memperebutkan trophy Paman Birin, serta uang pembinaan jutaan rupiah. Tak tanggung-tanggung, gubernur Sahbirin Noor langsung yang datang membuka acara, serta menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba.

Dalam sambutannya, gubernur yang biasa disapa Paman Birin itu mengaku bangga dengan even memancing ini. Apalagi diketahui, pesertanya mencapai hingga 350 orang, berasal dari sejumlah daerah di Kalimantan Selatan.

“Tahun depan hadiahnya harus jauh lebih besar, nanti saya akan bantu. Kalau perlu ditingkatkan jangkauannya menjadi se Kalsel. Bila sukses, maka tidak menutup kemungkinan ini bisa jadi even memancing tingkat nasional,” harapnya di hadapan para tamu dan undangan yang sengaja datang memakai kapal (kelotok) ke lokasi memancing di tengah waduk Riam Kanan tersebut.

Terkait hal ini, maka Paman Birin pun meminta partisipasi seluruh unsur masyarakat memajukan potensi kawasan Aranio ini. Khususnya untuk menjaga kawasan wisata alam ini tetap lestari dan terjaga keasriannya.

“Wisatawan suka sekali mengunjungi tempat yang asri dan bersih. Karena itu saya berharap, sebagai warga Aranio tentunya harus ikut merasa memiliki tempat ini, salah satunya dengan menjaga kelestarian alamnya, dan juga kebersihannya. Jangan sampai lokasi indah ini tercemar sampah,” pesannya kepada warga. (RIW/RDM/RRF)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat