BanjarmasinNews

Ada Larangan Bawa Motor ke Sekolah, Pemerintah Harus Sediakan Angkutan

BANJARBARU – Pemberitaan di media massa, bahwa Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel Kombes Pol Muji Ediyanto sudah bertemu dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel Yusuf Effendi, terkait penegakan hukum komprehensif dalam memberikan sanksi tilang terhadap pengendara di bawah umur, yang bertujuan menekan angka fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas, yang melibatkan pelajar baik sebagai pelaku maupun korban, ramai diperbincangkan.

Pemerhati ibu dan anak, Mahrita Julia Hapsari.

Menanggapi hal ini pemerhati ibu dan anak Mahrita Julia Hapsari dalam program Topik Kita Hari Ini edisi Kamis (10/10) mengatakan, saat ini masih banyak para pelajar baik kelas XI dan kelas XII menggunakan kendaraan roda dua menuju ke sekolah, padahal usianya belum 17 tahun. Tujuan pelajar itu sebenarnya membantu orang tua dengan cara berangkat sekolah sendiri, namun di sisi lain mendapat larangan dengan alasan demi keamanan si anak tersebut.

“Solusi nantinya Pemerintah Daerah harus mampu menyediakan alat transportasi, demi kenyamanan pelajar dalam menuntut ilmu di jenjang atas,” katanya.

Kepsek MAN 2 model Banjarmasin, Naimah.

Sementara itu Kepala MAN 2 Model Banjarmasin Naimah menyampaikan, pihaknya memiliki tata tertib yakni bagi pelajar berusia belum 17 Tahun tidak boleh memakai kendaraan sendiri, orang tua harus mau dan mampu mengantar jemput si anak, kalaupun ada siswa dan siswi yang bersikeras menggunakan kendaraan roda dua, kemudian mengalami razia dan ditilang dari Kepolisian itu bukan tanggung jawab pihak sekolah, namun dari orangtua bersangkutan.

“Penggunaan roda dua boleh bagi pelajar, asal sudah memiliki SIM,” ucapnya.

Naimah mengimbau, bagi para pelajar yang terjaring razia jangan lari menghindar, dikhawatirkan menimbulkan masalah baru lagi, dan ini menjadi kewajiban orang tua yang menyelesaikan bersama  kepolisian. (NHF/RDM/EYN)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat