13 April 2021

80 Ton Ikan Mati di Sungai, Pemko Diminta Segera Bertindak

2 min read

Ikan mati masal di tambak Banua Anyar Banjarmasin.

BANJARMASIN – Akibat rendahnya kadar oksigen di Sungai Martapura akhir-akhir ini, menyebabkan 80 ton ikan mati dikawasan tambak Banua Anyar, sejak Kamis 3 Oktober sampai Minggu 6 Oktober 2019. Diperlukan tindakkan cepat dari Pemerintah Kota Banjarmasin. Mengingat, bangkai bangkai ikan tersebut sampai saat ini masih memenuhi tambak tambak ikan setempat.

Pengamat Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin Hamdi mengatakan, kepada sejumlah wartawan, Selasa (8/10).

“Matinya sebanyak 80 ton ikan tersebut, tentunya berdampak kualitas air Sungai Martapura mengalami penurunan,” ucap Hamdi.

Hamdi mengatakan, berdasarkan dugaannya, matinya ikan tersebut akibat pakan ternak ikan yang terendap cukup lama. Yang menyebabkan, kadar oksigen mengalami penurunan.

“Pakan ikan tersebut, tidak terserap oleh ikan, sehingga oksigen menjadi sedikit, yang menyebabkan, ikan mengalami kematian,” ujar Hamdi.

Menurut Hamdi, Pemerintah Kota Banjarmasin harus segera melakukan pemeriksaan kadar air sebelum dan sesudah kematian ikan ikan tersebut. Untuk mengetahui, penyebab kematian ikan.

“Seharusnya, setelah kematian ikan terjadi, pengujian langsung dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin, serta Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin,” tutur Hamdi.

Kematian ikan ini, lanjut Hamdi, meski tidak ada pengaruhnya terhadap manusia. Karena, hanya berpengaruh terhadap kondisi kualitas air dalam kontek tingginya bahan organik yang terlarut. Sehingga, menyebabkan, kadar oksigen dalam air menjadi menipis.

Sedangkan, untuk bangkai bangkai ikan tersebut harus segera diangkat. Karena, tentunya menyebabkan, bau yang kurang sedap dikawasan setempat.

“Bisa dibayangkan bagaimana baunya ikan mati sebanyak 80 ton tersebut,” ucap Hamdi.

Bangkai ikan, lanjut Hamdi, harus segera diangkat ke darat, jangan dibiarkan di air atau sungai.

Dalam kesempatan tersebur, hamdi mengatakan, himbauan kepada para petani ikan dikawasan Banua Anyar, agar tidak terlalu banyak dalam pemberian pakan ikan. (SRI/RDM/EYN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.