18 April 2021

Di Banjarmasin Ada Pertemuan Tingkat Tinggi Walikota Se Indonesia

1 min read

Foto bersama walikota se Indonesia sebagai Kota Inklusif.

BANJARMASIN – Dalam gerakan memberikan hak-hak terhadap warga negara penyandang disabilitas, maka perlu adanya Kota Inklusif di Indonesia ini. Oleh karena itu, Pembahasan mengenai Kota Inklusif masuk ke dalam Pertemuan Tingkat Tinggi Walikota Se Indonesia untuk Kota Inklusif ke-8 yang digelar di Kota Banjarmasin.

Pada pertemuan tersebut juga dilaksanakan Lokakarya Perencanaan dan Pembangunan Kota Inklusif Disabilitas Berbasis Data, di salah satu hotel berbintang di Kota Banjarmasin, Kamis (3/10).

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menyampaikan, Kota Banjarmasin saat ini terus menuju Kota Inklusif, bahkan beberapa waktu lalu Kota Banjarmasin telah meluncurkan roadmap Kota Inklusif.

“Dan, pada pertemuan ini Pemerintah Kota Banjarmasin akan berbagi pengalaman dengan kota kota lainnya di Indonesia, terkait Kota Inklusif,” ucap Ibnu.

Ibnu mengatakan, saat ini kota yang tergabung pada Kota Inklusif di Indonesia sudah mencapai 27 kota.

Dalam pertemuan tersebut Gubernur Kalsel yang diwakili oleh Asisten 3 Heriansyah mengatakan, Gubernur Kalimantan Selatah memberikan dukungannya terhadap daerah-daerah di provinsi ini yang perduli terhadap penyandang disabilitas.

Menurut Heriansyah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga mengharapkan, Kota Inklusif ini dapat diterapkan di seluruh daerah di provinsi ini.

“Dengan menerapkan Kota Inklusif ini, sama artinya Pemerintah telah melaksanakan hak-hak untuk warga penyandang disabilitas,” ucap Heriansyah.

Heriansyah mengatakan, layanan fasilitas umum, perkantoran, dan lainnya, saat ini hendaknya sudah ramah terhadap penyandang disabilitas. (SRI/RDM/EYN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.