12 April 2021

Cegah Karhutla, Ini Pesan Paman Birin Kepada Pengusaha Sawit Kalsel

2 min read

Gubernur Kalsel (tengah berkopiah) didampingi ketua GAPKI Pusat (paling kanan berkalung bunga) saat memberikan keterangan kepada wartawan pada Rabu (2/10).

BANJARMASIN – Seiring dengan hujan yang terus mengguyur wilayah Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir, maka jumlah titik api kebakaran lahan pun mulai turun bahkan dapat dikatakan hilang. Hal itu ditandai dengan semakin bersihnya udara dari kabut asap, akibat kebakaran lahan. Namun hal itu, tidak membuat satgas karhutla Kalimantan Selatan menjadi lengah dan melonggarkan pengawasan. Termasuk gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, yang selalu berada di barisan terdepan saat proses pemadaman api di lokasi lahan gambut yang terbakar.  Paman Birin (sapaan khas gubernur Kalsel) juga tak lelah untuk terus mengingatkan seluruh lapisan masyarakat soal ancaman karhutla ini, di semua kesempatan dirinya menghadiri acara yang mengundang banyak orang. Salah satunya pada kegiatan pelantikan dan pengukuhan penguruas Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (GAPKI) Kalsel periode 2019 – 2024 disalah satu hotel berbintang di Banjarmasin, pada Rabu (2/10).

“Kita sudah tahu bersama, musim kemarau identik dengan api dan asap. Kemarau datang, api dan asap juga datang.  Apalagi jika kebakaran terjadi di lahan yang dipenuhi rumput kering, api akan langsung menyebar dengan cepat. Kondisi yang terus berulang ini, tentunya dapat membuat para pemilik lahan seharusnya siap mencegah insiden kebakaran di lahan milik mereka. Contohnya dengan rutin membersihkan lahan sebelum musim kemarau tiba, sehingga lahan perkebunan mereka terhindar dari kebakaran,” ujar Paman Birin saat memberikan sambutan di hadapan sejumlah pengusaha kelapa sawit Kalsel dan pusat yang hadir di tempat pelantikan.

Lebih lanjut gubernur mengatakan, bahwa upaya untuk mencegah kebakaran lahan ini memerlukan kerjasama seluruh pihak termasuk dari kalangan pengusaha.

“Kita tidak bisa membangun provinsi ini sendirian. Sepintar apapun gubernurnya, kalau tidak didukung masyarakat, maka tidak akan ada program pembangunan yang berjalan. Termasuk untuk mengatasi masalah karhutla dan kabut asap ini,” harapnya.

Menanggapi pesan Paman Birin ini, ketua GAPKI Pusat Joko Supriyono menegaskan, bahwa tidak ada pengusaha yang akan dengan sengaja membakar lahan perkebunannya. Jikapun ada lahan perkebunan yang terbakar, itu hanyalah imbas dari kebakaran yang ada disekitarnya. Namun secara hukum, mereka dianggap lalai, karena tidak dapat menjaga lahan perkebunan miliknya. Pada kasus semacam ini, kami akan mendampingi selama berproses hukum. Namun jika memang terbukti pengusaha melakukan pembakaran, maka asosiasi tidak segan mengeluarkan mereka dari organisasi ini,” tegasnya dihadapan wartawan saat berada di Banjarmasin. (RIW/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.