13 April 2021

Pembentukan Alat Kelengkapan DPRD Kota Banjarmasin Diwarnai Banyak Intrupsi

1 min read

Suasana rapat paripurna intern di DPRD Kota Banjarmasin.

BANJARMASIN – Rapat paripurna intern dilaksanakan pada Selasa (01/10) jam 15.30 wita, masing masing perwakilan Fraksi telah maju kepodium untuk menyampaikan anggota lainnya yang duduk di alat kelengkapan dewan, namun disela-sela berlangsungnya rapat,  interupsi disampaikan Ketua Fraksi Golkar Sukhrowardi, menurutnya susunan alat kelengkapan dewan masih belum final khusus di Golkar, karena penyusunan AKD dibuat tidak melibatkan dirinya sebagai Ketua Fraksi, dengan demikian yang disampaikan dalam paripurna itu tidak sah dan menyalahi ketentuan dalam Undang-Undang MD3 yang mengatur bahwa pembentukan harus diketahui dan disetujui Ketua Fraksi.

“Secara pribadi menyampaikan hak dan kewajiban ketua fraksi,” katanya.

Menanggapi hal itu Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Ananda menjelaskan, pembentukan alat kelengkapan dewan berdasarkan ketentuan partai, tidak selalu harus mendapatkan persetujuan dari Ketua Fraksi.

“Susunan itu sudah dibuat, dan partai  telah mengetahui, sehingga tidak ada yang salah,” ucap Ananda.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Banjarmasin Harry Wijaya mengatakan, pihaknya tidak dapat mencampuri yang menjadi keputusan pihak partai lain, dengan demikian harus dilakukan penundaan, dan Fraksi Golkar bisa segera melakukan koordinasi internal, supaya Rabu (02/10) akan secepatnya kembali di lakukan rapat paripurna pembentukan alat kelengkapan baik di Komisi-komisi serta semua Badan, yakni Badan Anggaran, Badan Musyawarah, Badan Kehormatan hingga Badan Pembentukan Peraturan Daerah. (NHF/RDM/EYN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.