15 April 2021

Disdik Banjarmasin Larang Pelajarnya Ikut Demo

1 min read

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Totok Agus Daryanto saat memberikan keterangan.

BANJARMASIN – Dewan Pendidikan Kota Banjarmasin membuat surat edaran kepada seluruh sekolah di kota Banjarmasin, agar siswa dan siswinya tidak ikut-ikutan aksi demo.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Totok Agus Daryanto, kepada sejumlah wartawan, Senin (30/9).

“Pelajar ikut demo biasanya dilakukan oleh siswa SMK, sedangkan untuk pelajar SMP tidak ada yang ikut demo,” ucap Totok.

Pelajar SMK saat ini, lanjut Totok, dibawah Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan. Sedangkan, SD dan SMP dibawah bimbingan Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin.

Totok mengatakan, untuk pelajar SMP di Kota Banjarmasin selama ini, tidak ada yang ikut demo.

“Namun, meski begitu Dewan Pendidikan Kota Banjarmasin melakukan himbauan kepada pelajar SMP di Kota Banjarmasin, agar tidak ikut ikutan aksi demo,” ujar Totok.

Sementara itu, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menghimbau mahasiswa untuk menggelar aksi demo, dengan santun dan tidak anarkis.

“Menyuarakan pendapat, penyampaikan aspirasi, dalam bentuk aksi demo, dan sebagainya. Itu sesuatu dilindungi oleh payung hukum dalam negara kesatuan Republik Indonesia,” ujar Ibnu.

Meski dilindungi oleh Undang Undang, lanjut Ibnu, hendaknya mahasiswa melakukan aksi demonya dengan santun, dengan tertib, dan tidak anarkis.

“Karena, para mahasiswa ini adalah generasi penerus, yang akan meneruskan para pemimpin yang ada saat ini, baik di Kota Banjarmasin, di Provinsi Kalimantan Selatan, di Indonesia, bahkan dunia, di masa yang akan datang,” tutur Ibnu lebih lanjut.

Ibnu mengatakan, pihaknya juga meminta kepada para anggota dewan agar dapat menerima para mahasiswa tersebut, ketika akan menyampaikan aspirasi mereka dengan baik. (SRI/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.