15 April 2021

Festival Futsal Lanjut Usia, Ketika Usia Tak Jadi Penghalang Prestasi

2 min read

gubernur Kalsel menendang bola, sebagai tanda dimulainya Festival Futsal Lanjut Usia (LEGEND) Paman Birin Cup 2019 pada Rabu (25/9).

BANJARMASIN –  Sorak sorai penonton sontak terdengar di Borneo Futsal Indoor kawasan HKSN Banjarmasin Utara, saat Paman Birin (sapaan khas gubernur Kalsel Sahbirin Noor) berhasil melesakkan bola ke gawang tim lawannya All Star Seribu Sungai, pada pertandingan eksibisi futsal, dalam rangka Festival Futsal Lanjut Usai (LEGEND) Paman Birin Cup 2019, yang berlangsung mulai Rabu (25/9) dan berakhir pada Minggu (29/9). Usia yang tak muda lagi, ternyata tidak menjadi penghalang bagi Paman Birin untuk berolahraga, khususnya futsal yang menjadi olahraga favoritnya. Begitu juga para pemain lain yang ada di tim Paman Birin All Star, dan juga tim lawannya. Rata-rata usia mereka 39 tahun ke atas, dan masih tetap bugar untuk bermain dalam dua babak selama 2 x 10 menit. Karena memang, gelaran Festival Futsal Lanjut Usia ini, dikhususkan untuk pemain dengan kelahiran mulai tahun  1974 ke bawah, dan yang paling muda kelahiran tahun 1980.

Dalam sambutannya saat pembukaan Festival Futsal Lanjut Usia (LEGEND) Paman Birin Cup tahun 2019 pada Rabu (25/9), kepala dinas pemuda dan olahraga (Dispora) Kalsel Hermansyah mengatakan, pelaksanaan festival ini tidak lepas dari komitmen pemerintah provinsi untuk mengolahragakan masyarakat, dan memasyarakatkan olahraga, termasuk kepada generasi lanjut usia.

“Ini juga membuktikan bahwa penghargaan sebagai pembina terbaik nasional untuk Gubernur Kalsel Sahbirin Noor itu, benar adanya. Bahwa seluruh lapisan masyarakat mendapat perhatian dari pemerintah, khususnya pada sektor olahraga. Hal lain yang dibuktikan pada festival ini, bahwa umur tidak menjadi batasan untuk berprestasi,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor berharap, melalui even olahraga langka ini, generasi muda menjadi termotivasi untuk melakukan olahraga secara rutin, terutama futsal. Bahkan jika perlu rutin berlatih, agar dapat memberikan prestasi terbaik untuk provinsi ini.

“Saya harapkan para pemain LEGEND ini, dapat menularkan semangatnya kepada atlet muda, agar dapat terus berolahraga saat usia lanjut. Tentu saja harus menjaga keamanan dan kesehatan selama pertandingan. Karena itu panitia sudah menyiapkan ambulance untuk berjaga-jaga. Meski begitu, saya sangat berharap fasilitas ambulance itu tidak digunakan sama sekali. Dengan kata lain, semuanya berjalan dengan lancar, tanpa adanya insiden cedera dan lainnya,” harapnya. (RIW/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.