13 April 2021

Banjarmasin Menuju Kota Pariwisata Sungai Terindah di Indonesia

2 min read

Kepala Daerah Kota Banjarmasin Ibnu-Herman saat memberikan sambutan.

BANJARMASIN – Dalam masa kepemimpinan Ibnu Sina dan Hermansyah, pemko Banjarmasin menginginkan kota ini sebagai Kota Pariwisata Sungai Terindah di Indonesia. Hal ini disampaikan, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina dan Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah, pada saat memberikan sambutan pada peringatan Puncak Hari Jadi Kota Banjarmasin 493, di halaman Balaikota Banjarmasin, Selasa malam (24/9).

Ibnu mengucapkan, terimakasih kepada para tamu undangan yang berhadir pada Peringatan Puncak Hari Jadi Kota Banjarmasin.

Ibnu mengatakan, memasuki tahun ke tiga kepemimpinannya sejak 17 februari 2016 yang lalu di percaya untuk memimpin kota Banjarmasin, bersama Wakil Walikota Banjarmasin, beragam program pembangunan telah dilaksanakan.

Diantaranya, lanjut Ibnu, mulai dari membudayakan penggunaan bakul purun dan tumbler sebagai pengganti plastik, hingga mengajak masyarakat untuk mencintai kebersihan terutama kebersihan sungai dari kotoran sampah, terutama sampah plastik, telah sukses dilakukan.

Selama masa kepemimpinan Ibnu-Herman mereka juga memfokuskan enam pilar utama pembangunan Banjarmasin Baiman yang terintegrasi.

“Enam pilar tersebut antara lain, Pilar pertama Banjarmasin bertakwa, Pilar kedua Banjarmasin Aman, Pilar ketiga Banjarmasin Indah, Pilar keempat Banjarmasin Maju, Pilar kelima Banjarmasin Amanah dan Pilar keenam Banjarmasin Nyaman. Ke enam langkah strategis tersebut, kami integrasikan dan menjadi prioritas pembangunan kami,” tutur Ibnu.

“Peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin tahun ini mengangkat tema Banjarmasin sebagai Kota Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kota Seribu Sungai,” ucap Ibnu.

Menurut Ibnu, pada kepemimpinan mereka ada tiga target yang harus dicapai, diantaranya, menciptakan 2.500 wirausaha baru, dan lainnya.

Oleh karena itu, lanjut Ibnu, mereka meminta seluruh warga Kota Banjarmasin dapat membantu program program yang di jalankan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.

Pada kesempatan ini juga, diluncurkan buku berjudul Sahang Banjar yang ditulis Mansyur, Mursalin, Wisnu Subroto.

Menurut Ibnu, buku ini bercerita tentang sejarah maritim dan pelayaran urang Banjar, dimana kalangan milenial lebih mengenal perdagangan jalur sutra dibanding jalur rempah.

Dalam kesempatan tersebut, Ibnu-Herman mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Provinsi Kalsel Sahbirin Noor, anggota DPRD Kota Banjarmasin, Bupati dan Walikota di 13 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalsel. Sehingga, Kota Banjarmasin menjadi seperti yang sekarang ini.

Ibnu-Herman juga mengucapkan, terimakasih kepada Kementerian Pariwisata RI yang telah memberikan dukungannya, untuk Kota Banjarmasin menuju Kota Pariwisata Sungai Terindah di Indonesia. (SRI/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.