15 April 2021

Gubernur Kalsel Ajukan RAPBD 2020

1 min read

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor menyerahkan Pengantar Nota Keuangan  dan RAPBD Tahun 2020 kepada Ketua Sementara DPRD Kalsel, Supian HK.

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengajukan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2020 pada Rapat Paripurna DPRD Kalsel di Banjarmasin, Senin (23/9).

Dalam paripurna yang dipimpin oleh Ketua Sementara DPRD Kalsel, Supian HK tersebut, Sahbirin Noor menyampaikan bahwa Rancangan APBD 2020 disusun berdasarkan prinsip anggaran surplus/defisit dengan komposisi sebagai berikut yaitu pendapatan sebesar Rp6.996.340.856.000 dan belanja sebesar Rp7.346.340.856.000.

“Dengan demikian terdapat selisih kurang sebesar Rp350.000.000.000  yang akan ditutupi dengan pembiayaan netto dari pembiayaan daerah,” katanya.

Sahbirin menjelaskan pembiayaan daerah pada rancangan APBD 2020 terdiri atas penerimaan pembiayaan yang dianggarkan sebesar Rp350.000.000.000 yang terdiri dari silpa tahun anggaran sebelumnya sebesar Rp200.000.000.000 dan pencairan dana cadangan sebesar Rp150.000.000.000.

Menurutnya, pada tahun anggaran 2020, Pemprov Kalsel mengambil kebijakan untuk tidak menganggarkan pengeluaran pembiayaan. Untuk itu, maka. jumlah penerimaan pembiayaan  sebesar Rp350.000.000.000 dikurang dengan jumlah pengeluaran pembiayaan sebesar Rp0 sehingga terdapat sisa pembiayaan netto sebesar Rp350.000.000.000.

“Dimana sisa pembiayaan netto inilah yang kemudian digunakan untuk memenuhi defisit selisih kurang atas pendapatan,” jelasnya. (NRH/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.