BanjarmasinNewsProvinsi Kalsel

Imam Kagumi HAORNAS di Sungai Martapura

BANJARMASIN – Menjadi tuan rumah sebuah even nasional, tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi suatu daerah. Itu pula yang dirasakan provinsi Kalimantan Selatan, terutama kota Banjarmasin yang ditunjuk sebagai tuan rumah puncak peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-36 tahun 2019. Tak ingin menyia-nyiakan kepercayaan itu, maka provinsi Kalimantan Selatan pun menyiapkan perayaan yang tidak biasa. Jika pada peringatan HAORNAS tahun-tahun sebelumnya, puncak peringatan dipusatkan di stadion terbesar, maka langkah berbeda justru diambil provinsi Kalsel. Menonjolkan kearifan budaya lokal yang sangat dekat dengan kehidupan sungai, maka HAORNAS kali ini di Banjarmasin dipusatkan di sungai Martapura, yang membelah kota dengan julukan seribu sungai ini. Tak tanggung-tanggung, 6 tongkang disiapkan untuk puncak HAORNAS ke-36 pada Minggu malam (8/9). Tiga tongkang ditempatkan di belakang Menara Pandang sebagai panggung utama, dan tiga lainnya ditempatkan di seberang sungai jalan Jendral Sudirman sebagai tempat duduk tamu serta undangan dari seluruh daerah di Indonesia. Sedangkan bangunan Menara Pandang ditutupi kain putih, yang dijadikan sebagai layar besar selama acara berlangsung. Meski disiapkan panggung dari tongkang, namun sejumlah atraksi justru disajikan di sungai Martapura. Mulai dari Acil Pasar Terapung yang berparade sambil melakukan senam SKJ Doel, disusul para atlet dayung dan perahu naga memperlihatkan keahliannya. Atraksi paling menarik perhatian penonton yang memenuhi kedua sisi Siring yang mengapit sungai Martapura, adalah akrobatik di atas air. Meski beberapa kali terjatuh, aksi ini tetap mengundang tepuk tangan dan decak kagum penonton yang jarang melihat aksi ini di Banjarmasin. Secara keseluruhan, acara yang juga mendatangkan artis ibukota Gilang Dirga dan Iis Dahlia ini,  berlangsung lancar dan sukses. Bahkan menteri pemuda dan olahraga (menpora) Imam Nahrowi yang hadir pada gelaran ini, terang-terangan memuji konsep HAORNAS di atas air tersebut.

Menpora (memegang mikrofon) didampingi gubernur Kalsel saat jumpa pers usai HAORNAS ke-36 di Banjarmasin pada Minggu malam (8/9).

Dalam sambutannya, yang kemudian disampaikan lagi di hadapan wartawan lokal dan nasional, menpora Imam Nahrowi memuji konsep HAORNAS tahun ini, yang diusung Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah.

“Bagus sekali konsepnya, di atas air. Ini juga menjadi bukti bahwa Kalimantan Selatan menyimpan banyak bakat olahraga air, dan juga menjadi penanda bagi Kemenpora untuk memajukan olahraga air kedepannya. Saya selaku keponakan, sudah seharusnya berterima kasih kepada Paman Birin (sapaan khas gubernur Kalsel Sahbirin Noor) yang telah menggelar HAORNAS dengan sukses. Saya harap tuan rumah tahun berikutnya, dapat mencontoh Kalsel dengan konsep uniknya,” ujarnya saat jumpa pers usai acara didampingi gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

Menanggapi pujian ini, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dengan santun dan merendah justru mengucapkan terima kasih karena telah ditunjuk sebagai tuan rumah HAORNAS tahun ini. Ia berharap para tamu dan undangan yang hadir, dapat menikmati sajian selama acara, juga menyempatkan diri mendatangi sejumlah wisata di Kalsel.

“Saya singkat saja ya. Semua ini saya lakukan untuk memajukan dunia olahraga. Karena sudah jadi kewajiban kita untuk memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat. Semuanya demi kesehatan,” tutupnya.

Sebelumnya pada Minggu pagi (8/9), Paman Birin memimpin 6.000 karateka se Kalimantan Selatan untuk melakukan gerakan dasar karate. Hasilnya, rekor baru MURI terpecahkan, dari sebelumnya sebanyak 2.000 karateka oleh provinsi Jawa Barat tahun lalu. (RIW/RDM/RRF)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat