13 April 2021

Mulai Besok, OP Daging Ayam Digelar di Kalsel

2 min read

Sekdaprov Kalsel (kiri) didampingi plh kepala dinas perkebunan dan peternakan Kalsel saat memberikan keterangan kepada wartawan.

BANJARMASIN – Sebanyak 24.000 ekor ayam broiler akan dijual dengan harga 25.000 rupiah per ekor oleh pemerintah provinsi Kalimantan Selatan, pada kegiatan operasi pasar daging ayam yang digelar mulai Kamis (29/8) hingga Selasa (3/9) di 7 titik yang ada di 4 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan. Yakni di kota Banjarmasin, Banjarbaru, kabupaten Banjar dan Tanah Laut. Hari pertama operasi pasar, akan digelar di kawasan Sungai Andai Banjarmasin, sebanyak 5.000 ekor ayam akan dijual kepada masyarakat. Bahkan pembeli dibebaskan untuk membeli dalam jumlah berapapun, serta dapat dijual kembali. Lalu mengapa pemerintah provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan operasi pasar daging ayam?  Tindakan yang sebelumnya belum pernah digelar di Kalsel.

Kepada wartawan, sekretaris daerah provinsi Kalimantan Selatan Abdul Haris Makkie menjelaskan, operasi pasar ini digelar sebagai salah satu upaya membantu para peternak ayam broiler di Kalsel, yang kini tengah dihadapi masalah. Stok atau pasokan daging ayam melimpah hingga 70.000 ekor atau 30 persen lebih banyak dari serapan pasar, sehingga harga ayam di tingkat peternak anjlok hingga 10.000 rupiah.

“Padahal biaya produksi mereka saja sudah mencapai 19.000 rupiah per ekor, tentunya ini sangat membuat peternak merugi. Karena itulah kami memutuskan untuk melakukan operasi pasar daging ayam broiler ini, dengan membeli ayam peternak seharga 15.000 rupiah per ekor, dan menjualnya ke masyarakat dengan harga 25.000 rupiah. Kita pasarkan sebanyak 24.000 ekor ayam pada kegiatan OP selama 6 hari,” jelas lelaki yang pernah menjabat sebagai kepala Biro Humas pemprov Kalsel tersebut.

Jadwal pelaksanaan OP daging ayam di Kalsel.

Data dinas perdagangan provinsi Kalsel memperlihatkan, pelaksanan OP daging ayam dilaksanakan dua hari berturut-turut di kota Banjarmasin. Yakni 5.000 ekor di Sungai Andai pada Kamis (29/8) dan Jum’at (30/8) di HKSN dengan jumlah ayam yang sama sebanyak 5.000 ekor. Selanjutnya masing-masing sebanyak 2.000 ekor di kota Banjarbaru dan kabupaten Banjar pada Sabtu (31/8).  Kemudian berturut-turut pada Minggu (1/9) digelar di kota Banjarmasin, Senin (2/9) di Tanah Laut dan Selasa (2/9) di kota Banjarbaru. (RIW/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.