18 April 2021

Peternak Resah Harga Ayam Turun, Ini Yang Dilakukan Pemprov Kalsel

2 min read

Plh Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, Hanif Faisal Nurofiq bersama kepala Bappeda, memberikan keterangan saat jumpa pers.

BANJARBARU – Pemerintah provinsi Kalimantan Selatan melalui dinas perkebunan dan peternakan menanggapi serius keresahan para peternak unggas ayam ras pedaging (Broiler).

Keresahan ini menyusul menurunnya harga ayam broiler hingga mencapai angka Rp10.000 perkilogramnya di peternak unggas.

Disampaikan Plh Dinas perkebunan dan peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, Hanif Faisal Nurofiq, pihaknya telah dan akan melakukan langkah-langkah strategis sebagai upaya menyikapi kegelisahan peternak unggas ini dengan berbagai cara, antara lain dengan melakukan maraton meeting dengan pihak-pihak terkait.

“Kami sudah mengambil sikap, untuk itu kemarin kami sudah mendiskusikan hal ini dengan dinas perdagangan dan hari ini (jumat; red) bersama kepala Bappeda,” jelasnya saat jumpa pers di miniatur Hutan Hujan Tropis (MH2T), komplek perkantoran pemerintah provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru Jum’at (23/8).

“Dalam waktu dekat, kami juga akan membentuk tim pengawasan dan pengendalian day old chicken (DOC) atau bibit ayam broiler,” tambahnya.

Selain itu, menurut Hanif salah satu upaya yang akan di lakukan pihaknya adalah, dengan melakukan pembatasan produksi perusahaan penetasan telur unggas, agar tidak ditetaskan sehingga menjadi telur produksi. Kemudian melakukan pengawasan distribusi sesuai peraturan gubernur Kalimantan Selatan yang mengamanatkan perusahaan DOC hanya boleh memelihara DOC nya sendiri.

Hanif menambahkan, koordinasi secara intensif juga akan dilakukan dengan dinas terkait yang ada di kabupaten/kota yang menangani peternakan unggas.

Sebenarnya signal turunnya harga ayam broiler ini lanjut Hanif, sudah muncul pasca lebaran, dan sebelum semakin luas, Pemerintah harus mengambil langkah-langkah yang berani untuk mencegah ini menjadi kegelisahan yang semakin luas.
“Inilah langkah-langkah yang ditempuh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk mengontrol kembali harga unggas yang wajar di kisaran Rp19.000 perkilogramnya,” terangnya.

Hanif juga menjanjikan, akan menertibkan dan menata kembali pengusaha unggas ini agar sesuai aturan yang berlaku.

“Kami akan melakukan pembinaan dan monitoring evaluasi kepada pelaku usaha peternak unggas, agar usahanya yang meliputi 15.000 ekor persiklus, harus terdaftar di Dinas kabupaten kota, peternak unggas yang lebih dari 15.000 ekor persiklus, wajib mengurus izin usaha, dan jika lebih dari 150.000 ekor persiklus sekali panen, wajib memiliki rumah potong unggas,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Harian Perhimpunan Insan Pengunggasan Rakyat Indonesia (PINSAR), Rudi Budi Hartono mengatakan, kejadian harga ayam broiler Rp10.000 ini merupakan kejadian yang luar biasa, sehingga pihaknya sangat mendukung dengan reaksi cepat dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang mencoba memberikan jalan keluar.

“Kewenangan ada di tangan pemerintah, dalam hal ini dinas perkebunan dan peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, kami tidak bisa berbuat apa-apa tanpa bantuan pemerintah,” ujarnya.

Ditambahkan Rudi, PINSAR sudah melakukan tindakan-tindakan preventif dalam hal produksi yang berlebihan ini. Sebagai contoh Untuk produksi yang dulunya disuplai ke daerah-daerah Kalimantan Tengah, saat ini Kalimantan Tengah sudah memiliki produksi unggas sendiri.
“Kami harus mencari pasar baru dan meningkatkan konsumsi masyarakat yang sebenarnya konsumsi Kalimantan Selatan perkapitanya pertahun diatas nasional, sekitar 13 kg perkapita sedangkan nasional hanya 8 kg pertahun,” terangnya.

Problem utama, menurut Rudi adalah hadirnya perusahaan produsen DOC yang melihat peluang bagus di Kalimantan Selatan ini, sehingga mereka berbondong-bondong meningkatkan produksinya bahkan ada yang hingga 100 persen.

“Kalimantan Selatan ini seperti magnet bagi investor, sehingga mereka berbondong-bondong datang dan meningkatkan produksinya,” pungkasnya. (ASC/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.