5 Maret 2021

Tekan Penyalahgunaan Narkoba, BNNP Kalsel Lakukan Diseminasi Informasi

1 min read

BANJARMASIN – Kalimantan Selatan menempati urutan ke 6 penyalahgunaan narkoba di Indonesia. BNNP Kalsel mencatat peredaran narkoba dikalsel sebesar  sekitar 2 persen, dimana lebih tinggi dari angka nasional sebesar 1.77 persen.

Untuk menekan peredaran tersebut BNNP Kalsel melakukan diseminasi informasi melalui talkshow di instansi pemerintah, Selasa (6/8)  pagi di kantor BNNP.

Kepala BNNP Kalsel, Brigjen  Pol Drs M. Aris Purnomo mengatakan Indonesia sudah darurat narkoba. Untuk itu perlu kesatuan langkah untuk memerangi narkoba.

“Sesuai amanah Gubernur, kita harus membumi hanguskan narkoba di bumi Antasari ini, dengan cara sinergi dan melibatkan peran serta masyarakat, terutama aparatur pemerintah untuk terlibat aktif mensosialisasikan bahaya narkoba,” ujarnya

Sementara salah peserta talkshow dari BPBD Kalsel, Muhari menilai pertemuan tersebut sangat positif bagi instansi pemerintah agar instasinya bebas dan bersih sehat dari Narkoba.

Menurut Muhari, sesuai Inpres nomor 6 tahun 2018, seluruh instansi pemerintah harus  melakukan kegiatan  Rencana Aksi Nasional   pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN).

“Instansi pemerintah dapat membentuk satgas Anti narkoba, melakukan tes urin, dan sosialisasi terhadap upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba. Untuk itu setiap SKPD harus mengalokasikan anggaran pencegahan dan perang dengan narkoba,” ujar nya.

Sementara narasumber lainnya, Dr Amka, pemakai dan pengedar narkoba adalah pengkhianat bangsa. Untuk itu, setiap aparatur pemerintah yang mengkonsumsi narkoba harus diberhentikan dari ASN.

“Saya kira Bappeda dan Bakeuda, harus membantu SKPD untuk menggolkan anggaran bahaya narkoba di SKPD,” ujar dosen ULM ini. (BNNP-KALSEL/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.