4 Maret 2021

Karhutla Tak Cepat Ditangani, Siap-siap Copot Jabatan

1 min read

JAKARTA – Presiden  Jokowi meminta setiap daerah melakukan prioritas pencegahan kebakaran hutan dan lahan melalui patroli dan deteksi dini. Hal itu disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kalsel Wahyuddin mengutip arahan Presiden saat Rapat Koordinasi Nasional Penanganan Karhutla di Istana Negara Selasa (6/8).

Menurut Wahyuddin, presiden berharap semua stakeholders melakukan penataan ekosistem gambut agar gambut tetap basah.  Selain itu segera mungkin padamkan bila ada api dan lakukan pemadaman sebelum api menjadi besar, dan langkah penegakan hukum yang sudah berjalan baik harus  terus di tingkatkan serta dijalankan secara konsisten.

“Tahun 2019 menurut presiden mulai ada lagi asap yang mengganggu negara tetangga. Untuk itu segera selesaikan dengan upaya yang maksimal sehingga kita tidak malu dengan negara tetangga yg kena dampak asap akibat kebakaran,” ujarnya.

Seperti diketahui  pada tahun 2015 dan tahun sebelumnya kebakaran hutan terjadi hampir diseluruh provensi dimana kerugian yang diakibatkan adalah 221 triliun rupian, dan untuk kebakaran lahan terbakar 2,6 juta Ha.

Jika di banding dengan tahun 2016 jumlah hot spot Karhutla  tahun 2019 turun,  namun dibanding tahun 2018 angka hotspot naik.

Presiden  menegaskan apabila Pangdam, Kapolda, Danrem, Dandim dan Kapolres yang tidak bisa mengatasi masalah Karhutla maka akan dicopot. (BPBD-KALSEL/RDM/EYN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.