18 April 2021

Paskibra Kalsel Terus Bergerak Sebagai Langkah Persiapan

2 min read

Suasana latihan Paskibra di halaman Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan.

BANJARBARU – Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, tampak sibuk berlatih pemantapan gerak di halaman Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (5/8).

Latihan ini dimulai sejak jam 08.30 seusai kegiatan apel gabungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, hingga jam 10.00.

“Latihannya 1 set yang terdiri dari latihan pengibaran dan penurunan yang bisa 3 sampai 4 kali latihan” ujar salah satu pelatih Paskibra, Muhammad Edward, saat di temui di sela-sela latihan.

Dijelaskan Edward, latihan ini diikuti oleh 39 orang Paskibra, yang sudah melalui tahap seleksi dari di tingkat provinsi, setelah diajukan masing-masing oleh pihak kabupaten/kota sebanyak 6 orang, terdiri dari 3 putra dan 3 putri.
“Kabupaten/kota mengajukan masing-masing 6 orang, kemudian di seleksi lagi di tingkat provinsi, hingga akhirnya dapat sebanyak 39 orang,” ujarnya.

Dikatakan Edward, hingga saat ini, persiapan sudah mencapai 75 persen, namun perbaikan demi perbaikan masih dilakukan.

“Persiapan sudah 75 persen, yang perlu di perbaiki adalah manuver mereka, saat buka barisan dan formasi, saat akan mengibarkan bendera didepan tiang, masih banyak lah perbaikan,” jelasnya.

Perbaikan pemantapan gerak itu dilakukan guna merapikan formasi terutama untuk pasukan pembawa nampan bendera yang akan menjadi pusat perhatian saat upacara 17 Agustus mendatang.

“Penempatan posisi yang membawa baki, pemimpin barisan dan sebagainya belum ditentukan ini masih memilih sesuai dengan karakter dan terampilnya mereka ,sampai saat ini kita masih perhatikan dan koreksi terus,” lanjutnya.

Namun dapat dipastikan untuk pembawa baki pagi dan sore adalah orang yang berbeda.

“Beda orang yang membawa baki pada saat pengibaran di pagi hari dan saat penurunan di sore hari, Itu nanti ada 4 orang yang terpilih dan pada saat hari H nya baru kita tentukan siapa yang membawa baki baik pagi maupun sore,” paparnya lagi.

Saat ditanya mengenai wacana perubahan pakaian paskibra wanita yang tadinya memakai rok, menjadi celana panjang, Edward mengatakan belum mendapat arahan, namun dipastikan tidak akan menjadi masalah, malah akan lebih memudahkan bagi Paskibra.

“Kita masih menunggu keputusan dari Dispora yang menangani masalah perubahan pakaian itu, dan itu bukan masalah, malah lebih nyaman karena akan lebih leluasa dalam bergerak,” tandasnya. (ASC/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.