1 Desember 2021

Pemprov Kalsel Terus Berusaha Kembangkan Pariwisata

2 min read

BANJARMASIN – Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Kalsel karena dapat mendorong pertumbuhan perekonomian dan pendapatan daerah.

“Pemprov bersama Pemkab/Pemkot, saat ini sedang menggalakkan sektor wisata dengan memanfaatkan potensi alam dan kekayaan budaya yang dimiliki. Salah satunya cerminan budaya sungai yang merupakan cirri khas masyarakat Banua,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Abdul Haris Makkie yang mewakili Gubernur Kalsel dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi Pariwisata, Workshop Destinasi Digital dan Sosialisasi Visit Kalsel 2020 di salah satu hotel di Banjarmasin, Selasa (30/7).

Oleh sebab itu, Pemda giat melaksanakan even budaya dan mengolah objek tujuan wisata sungai ini agar lebih menarik dan nyaman dikunjungi. Selain itu, juga dilakukan pembenahan fasilitas wisata agar menjadi daerah tujuan wisata yang layak dinikmati, nyaman, aman, menyenangkan dan berkesan bagi setiap pengunjungnya, serta meningkatkan citra positif dunia pariwisata di Kalsel.

Menurut Haris, kesuksesan program tersebut tidak mungkin dilakukan sendiri-sendiri, perlu kemitraan dan partisipasi seluruh pihak dengan melakukan sinergi dan sinkronisasi baik dengan Pemerintah Pusat, Kabupaten/Kota dan pihak terkait lainnya.

“Perlu juga dilakukan pembangunan pariwisata berkelanjutan, diantaranya membangun kesadaran tentang tanggung jawab terhadap pelestarian lingkungan dari semua stakeholder kepariwisataan, pengelolaan usaha secara berkelanjutan serta promosi nilai-nilai lokal dalam usaha pariwisata,” jelasnya.

Terlebih di era milineal saat ini dimana teknologi berkembang sangat pesat, maka sektor wisata dapat dikembangkan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi dan media sosial untuk memperkenalkan daerah tujuan wisata agar diketahui khalayak luas.

“Melalui rakor dan workshop ini, saya harapkan tumbuh pemikiran dan gagasan baru untuk menggali potensi yang ada di daerah, terutama dalam membangun kesamaan pandangan terhadap permasalahan dan tantangan masa depan pembangunan pariwisata di tengah arus globalisasi sekarang ini,” harapnya.

Haris juga menekankan agar menyatu kesepahaman tentang harmonisasi, pengendalian dan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan bidang pariwisata. Sehingga mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap kesejahteraan masyarakat. (NRH/RDM/EYN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?