19 Oktober 2021

Instalasi Farmasi di Keraton Mulai Dibangun

2 min read

BANJAR – Pembangunan Gedung UPT Instalasi Farmasi di Kabupaten Banjar, saat ini dalam proses pengerjaan. Pada awal proses pengerjaan ini sebagai tanda dimulainya proses pembangunan, Bupati Banjar Khalilurrahman melakukan Peletakan Batu Pertama pada Senin (29/7) berlokasi jalan Albasia IV Kelurahan Keraton Martapura.

Peletakan Batu Pertama dilakukan langsung oleh Bupati Banjar Khalilurrahman yang disaksikan sejumlah Pejabat Lingkup Banjar, Kepala Kejaksaan  Negeri Kabupaten Banjar, Perwakilan Polres Banjar, dan Kepala Puskesmas se kabupaten Banjar serta undangan lainnya.

Proses Pembangunan UPT Instalasi Farmasi mendapat pengawasan dari Tim pengawalan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar.

Bupati Banjar didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Ikhwansyah dan sejumlah pejabat foto bersama dilokasi pembangunan Instalasi Farmasi.

Pada kegiatan ini Bupati Banjar menyampaikan Pembangunan Instalasi Farmasi Kabupaten Banjar atau relokasi ini merupakan salah satu usaha Pemerintah Kabupaten Banjar dalam rangkaian kegiatan untuk menjamin ketersediaan kebutuhan Obat, Reagen, Vaksin dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) untuk didistribusikan ke 24 UPT Puskesmas dan satu Laboratorium Kesehatan daerah Kabupaten Banjar.

“Saya berharap tersedianya sarana ini diharapkan sebagai pemicu kinerja tenaga Farmasi menjadi lebih baik,” harapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Ikhwansyah mengatakan Kabupaten Banjar merupakan salah satu sistem pengadaan obat e-Katalog terbaik di Indonesia yang mendapatkan apresiasi dari Kementrian RI.

Ikhwan bersyukur pembangunan ini bisa dilaksanakan berkat dukungan dan motivasi Bupati Banjar  sehingga Kementrian Kesehatan Republik Indonesia sepakat memberikan bantuan untuk proses pembanguan instalasi Farmasi ini. Meskipun proses pemindahan aset yang tadinya berada di kota Banjarbaru cukup memakan waktu yang panjang.

“Kabupaten Banjar mempunyai Sistem pengobatan e-Katalog hampir 97 persen. Dan Kementerian Kesehatan RI menyampaikan Kabupaten Banjar salah satu sistem e-Katalog terbaik di indonesia.  memang proses pemindahan aset ini cukup alot butuh proses yang panjang, hingga saat ini baru bisa terlaksana karena keberadaan aset ini dulu berada di Banjarbaru, yang ketika itu Banjarbaru masih bagian dari Kabupaten Banjar,” jelasnya.

Lebih lanjut Ikhwan menambahkan pembangunan instalasi Farmasi ini, untuk membangun masyakat kesehatan Kabupaten Banjar yang lebih baik. Tak hanya itu dengan adanya Instalasi Farmasi ini ketersediaan obat di Kabupaten Banjar dapat di maksimalkan.  (AF/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?