16 Oktober 2021

Dewan Kalsel: Contoh Keberhasilan Pelaksanaan Pilkada Jabar

1 min read

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) diharapkan menyentuh keberhasilan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Jawa Barat (Jabar) yang telah dilaksanakan pada tahun 2018 lalu.

Harapan itu disampaikan, Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda Tentang Dana Cadangan Pilkada 2020 di Kalsel, Ilham Noor kepada Abdi Persada FM. Ia mengungkapkan dari studi komparasi ke KPU Provinsi Jabar pada beberapa waktu lalu, ada beberapa hal menarik yang didapatkan. Salah satunya, dalam pelaksanaan Pilkada, Pemprov Jawa Barat membuat kesepakatan dengan Pemerintah Kabupaten/Kota yang dituangkan dalam Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).

“Hal ini tentu memudahkan dalam hal penganggaran agar tidak terjadi tumpang tindih dan double penganggaran serta bagian dari efisien penganggaran,” katanya.

Menurut Ilham, format ini sudah Pansus sampaikan ke Pemprov dan KPUD Kalsel agar bisa diadopsi. Lantaran, selama ini di Kalsel masih berdasarkan kesepakatan antara KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota dan belum dituangkan dalam MoU antara Pemprov dan Pemkab/Pemkot.

“Pansus menginginkan agar Pemprov sebagai pembina sekaligus pelaksana Pilkada bisa membuat user-user tersebut bisa berjalan berkesinambungan, ” jelasnya.

Selain itu, dengan dituangkan kesepakatan dalam MoU antara Pemprov dan Pemkab/Pemkot maka diharapkan penganggaran untuk Pilkada Kalsel Tahun 2020 sebesar Rp210 miliar tersebut bisa digunakan secara efektif dan efisien. (NRH/RDM/EYN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?