16 Oktober 2021

Waspada Karhutla, Pemkab Banjar Gelar Apel Kesiapsiagaan

2 min read

BANJAR – Pemerintah kabupaten Banjar menggelar apel kesiapsiagaan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2019,  Rabu (24/7) pagi, di halaman Kantor BPBD Kabupaten setempat.

Bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Banjar Khalillurrahman. Diikuiti sejumlah pejabat lingkup Banjar, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Banjar, Manggala Agni, Damkar Banjar, PMI Banjar, Satpol PP Banjar dan relawan bencana  serta sejumlah undangan.

Bupati Banjar Khalillurahman didampingi Kepala BPBD Kabupaten Banjar Muhammad Irwan Kumar saat diwawancarai.

Usai kegiatan Bupati Banjar kepada sejumlah wartawan mengatakan Apel kesiapsiagaan ini sebagai bentuk kesiapan dalam mengantisipasi terjadinya Karhutla.

“Misalnya kita mendapat informasi adanya terjadinya kebakaran lahan, maka kita cepat melakukan penanganannya, itu yang kita harapkan, semoga Kabupaten Banjar tidak terjadi kebakaran lahan,” ungkapnya.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat terutama petani agar tidak membakar jerami sisa panen, apa lagi saat ini sudah memasuki musim panen. Dan jangan membuang puntung rokok sembarangan.

Sementara itu  Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar Muhammad Irwan Kumar mengakui memang ada beberapa titik api yang mulai muncul di wilayah kabupaten Banjar ketika memasuki musim kemarau saat ini.

Irwan mengatakan titik api yang mulai muncul tersebut terjadi di kawasan Desa Sungai Rangas dan Sungai Batang Kecamatan Martapura Barat. Penyebabnya sendiri masih belum dipastikan, apakah akibat alam atau pun akibat perbuatan manusia. Memang untuk kebakaran lahan bisa terjadi karena kesengajaan perbuatan manusia atau bisa pula terjadi dengan sendirinya karena di akibatkan cuaca yang sangat panas.

Namun ia mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran ketika membuka lahan atau membakar bekas jerami. Dan tidak membuang puntung rokok sembarangan yang akan menjadi pemicu kebakaran lahan.

“Apabila ada yang ingin membuka lahan dengan cara sengaja membakar lahan, maka kami meminta kepada masyarakat agar melaporkan kepada pihak kepolisian setempat. Karena ini sanksinya pidana,” ucap Irwan. (AF/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?