15 April 2021

2021, Gedung Pemerintah Dengan Layanan Publik Terpadu Tala Mulai Dibangun

3 min read

TANAH LAUT – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) melakukan Forum konsultasi publik terkait pembangunan Gedung Pemerintah Dengan Layanan Publik Terpadu , melalui skema Kerjasama Pemerintah  dengan Badan Usaha (KPBU) di Balairung Tuntung Pandang Pelaihari, pada kamis (25/07).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh  Bupati Tala H. Sukamta, Wakil Bupati Tala Abdi Rahman, Sekretaris Daerah Tala Syahrian Nurdin, selain itu juga beberapa narasumber dari berbagai insyansi terkait.

Kasubdit Pendapatan Daerah Wilayah III Direktorat Pendapatan Daerah Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri RI  Dr. Sumule Tombo dalam paparannya mengatakan bahwa pembangunan Gedung Pemerintah dengan Layanan Publik Terpadu dengan Skema KPBU ini memiliki landasan hukum yang jelas dan tegas, ia pun mengungkapkan bahwa pihak Pemerintah Pusat sendiri sangat mendukung kerjasama anatara Pemerintah Daerah (Pemda) dan Badan Usaha yang sama-sama menguntungkan.

“Saat ini kita melakukan Konsultasi Publik yang mana Pemda harus mendapat dukungan dari rakyatnya, karena pembangunan tidak akan terwujud jika tidak ada titik temu dari rakyat dan Pemda,” ujarnya.

Sumule Tombo juga mengungkapkan fakta bahwa anggaran untuk pembangunan infrastruktur jika menggunakan APBD sendiri sangat terbatas.

Pria yang menjabat Kasubdit Pendapatan Daerah Wilayah III Direktorat Pendapatan Daerah Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri RI tersebut pun menekankan bahwa skema pembangunan infrastruktur dengan KPBU tidaklah sama dengan berhutang.

“Ini bukan hutang melainkan kerjasama Pemda dengan Badan Usaha,” tegasnya.

Semenyara itu, Direktorat Kerjasama Pemerintah Swasta dan Rancang Bangun Bappenas RI  Dadang Djusron mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur seperti Gedung Pemerintah Dengan Layanan Publik Terpadu tidak mungkin dilakukan dengan sistem pengadaan konvensional dengan menggunakan APBD.

“Kita tahu sendiri APBD sendiri sudah banyak dipakai misalnya untuk belanja pegawai, mungkin kita bisa saja membangun Gedung Pemerintah Dengan Layanan Publik Terpadu  di Tala namun itu nanti akan sangat membebani APBD Tala, apakah mau para ASN di Tala tidak digajih selama lima tahun,” ujarnya sembari disambut oleh tawa para peserta Forum Konsultasi tersebut.

Pada kesempatan.ino, Bupati Tala Sukamta pun menekankan bahwa pembangunan Gedung Pemerintah Dengan Layanan Publik Terpadu tersebut semata-mata hanya untuk kepentingan rakyat.

“Semuanya untuk kepentingan rakyat, WhatsApp saya ini tersebar di masyarakat, jika nanti berhasil dibangun gedung untuk pelayanan tersebut saya harapkan dapat mempermudah masyarakat mengurus dokumen kependudukan maupun perizinan usaha,” ungkapnya.

Saat disinggung mengapa pihaknya memilih menggunakan skema KPDBU daripada belanja langsung dengan APBD, Sukamta pun menjelaskan bahwa ia tidak mau memberikan beban besar kepada APBD secara langsung.

“Kita bisa kalau mau langsung membangun dengan APBD, namun hal tersebut akan sangat membebani bahkan sampai ke pemimpin yang berikutnya setelah saya nanti, misalnya saja seperti rumah sakit yang ada, belum apa-apa kami sudah mengeluarkan biaya yang banyak untuk pemeliharaan, sedangkan dengan skema KPDBU ini pemeliharaan dan perawatan sudah termasuk dalam perjanjian kontrak dengan Badan Usaha,” terang Sukamta.

Dihadapan awak media Bupati Tala Sukamta pun membeberkan pembangunan Gedung Pemerintah Dengan Layanan Publik Terpadu akan dimulai pada pertengahan tahun 2021 dana akan selesai pada bulan Februari 2023.

“Untuk biaya kita anggarkan 407 Miliar nantinya kita bangun bassement 5 lantai dan itu semua sudah include dengan perawatan dan fasilitas pelayanannya, kerjasama kita 15 tahun , sekitar 27 miliar pertahun, itu sangat ringan itu hanya mengurangi PAGU anggaran di Dinas PUPR tidak di dinas lain,” tutupnya.

Acara tersebut pun diakhiri dengan penandatanganan naskah berita acara Konsultasi Publik  Rencana pembangunan Gedung Pemerintah Dengan Layanan Publik Terpadu dengan skema KPBU oleh Narasumber, Staff Ahli Setda Tala, perwakilan dari Bappeda Kalsel, perwakilan LSM, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, perwakilan Partai Politik dan Akademisi. (HUM-TALA/RDM/EYN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.