19 Oktober 2021

Cegah Korupsi Minerba, KPK Sidak Tambang Di Kalsel

2 min read

BANJAR – Sekitar jam 10.00 WITA Kamis pagi (18/7), sejumlah mobil hitam berplat merah terlihat beriringan di jalan Ahmad Yani kota Banjarbaru menuju kawasan Banua Enam. Ini adalah iring-iringan mobil yang membawa sejumlah jurnalis media cetak, elektronik dan online Kalimantan Selatan menuju lokasi tambang di kabupaten Banjar, sesuai undangan dari dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) provinsi Kalimantan Selatan. Tak hanya kepala dinas ESDM Kalsel dan jajarannya yang masuk dalam rombongan ini, tapi juga seorang staf Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) termasuk didalamnya. Usut punya usut, ternyata kegiatan hari Kamis pagi itu, adalah salah satu agenda KPK di Kalimantan Selatan, setelah selama 4 hari melakukan sejumlah kegiatan di provinsi ini. Dimana kegiatan hari terakhir, diisi dengan melakukan peninjauan atau sidak ke lokasi tambang PT Intan Karya Mandiri (IKM) di kabupaten Banjar.

Setibanya di areal tambang, petugas KPK didampingi kepala ESDM provinsi, Inspektorat provinsi, serta sejumlah inspektur tambang dan petinggi PT IKM, mendatangi sejumlah titik lokasi. Mulai dari titik lokasi tambang yang sudah direklamasi PT IKM sejak 4 tahun lalu, hingga titik lokasi tambang yang masih aktif.

Kepada wartawan, Korsup pencegahan Korwil VII KPK – Rosma Ali Yusuf menjelaskan, lingkup kerja koordinator wilayah VII KPK, meliputi seluruh pulau Kalimantan kecuali Kalimantan Barat.

“Di korwil 7 ini ada satgas pencegahan dan satgas penindakan. Nah khusus satgas pencegahan, kami ada rencana aksi pencegahan korupsi di wilayah Kalimantan, yang berfokus pada aksi generik dan tematik.  Fokus generik meliputi 8 area, diantaranya pengelolaan APBD serta tata  kelola. Sedangkan maksud dari kunjungan hari keempat ke kawasan tambang hari ini, masuk dalam fokus tematik, terkait sumber daya alam”, jelasnya kepada wartawan saat berada di lokasi lahan reklamasi milik PT IKM.

Masih menurut Rosma, sejak tahun 2018, pihak Litbang KPK bekerjasama dengan kementrian ESDM memulai sebuah gerakan nasional, yakni penyelamatan sumber daya alam. Aksi itu masih berlanjut hingga tahun ini, dimana salah satunya adalah terkait minerba.

“Yang kami awasi terkait  minerba ini, umumnya terkait penataan lingkungan, serta kewajiban keuangan pelaku usaha. Dimana sasaran utama kegiatan pengawasan di Kalsel ini adalah soal kewajiban keuangan pelaku usaha, tahun masalah tunggakan pajak royalti, dan jaminan reklamasi,” tutupnya. (RIW/RDM/EYN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?