2 Maret 2021

2019, Ada 5.600 Orang Dengan Gangguan Jiwa di Kalsel

1 min read

Wadir Pelayanan RS Sambang Lihum Iswantori.

BANJARMASIN – Kasus orang dengan gangguan jiwa berdasarkan perkiraan jumlah penduduk di provinsi Kalimantan Selatan sebanyak 4 juta jiwa, terdapat 5.600 orang yang mengalami gangguan jiwa.

Hal ini disampaikan Wakil Direktur Pelayanan Rumah Sakit Sambang Lihum Iswantoro, usai menghadiri pertemuan koordinasi sinergitas lintas sektor, untuk pelaksanaan deklarasi Banjarmasin bebas pasung, di Aula Kayuh Baimbai, Rabu (17/7).

“Untuk kasus orang dengan gangguan jiwa di provinsi Kalimantan Selatan dengan perkiraan jumlah penduduk 4 juta¬† jiwa sampai 2019 ini, maka terdapat 5.600 orang yang mengalami gangguan jiwa,” tutur Iswantoro.

Dari 5.600 orang dengan gangguan jiwa tersebut, lanjut Iswantoro, yang tertangani hanya 30 persen saja, atau sekitar 1.600 orang.

Sedangkan, untuk kasus orang dengan gangguan jiwa  berat dipasung kurang lebih 64 orang, yang tersebar di 13 Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Sedangkan, untuk kamar yang tersedia di RS Sambang Lihum hanya sekitar 300 bed saja,” ucap Iswantoro.

Iswantoro mengatakan, penyebab orang mengalami gangguan jiwa ini, hampir rata-rata dari faktor ekonomi.

Dalam kesempatan tersebut, Iswantoro juga menyampaikan, Pemerintah Kota Banjarmasin merupakan salah satu Pemerintah Daerah yang sering mengantarkan, warganya yang mengalami gangguan jiwa ke RS Sambang Lihum, untuk mendapatkan pengobatan.

Iswantoro mengatakan, RS Sambang Lihum ini merupakan RS Jiwa yang menerima rujukkan pasien jiwa dari 13 kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Selatan. (SRI/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.