3 Maret 2021

Dukung Kebijakan Tanpa Plastik, BI Tak Lagi Sediakan Air Minum Kemasan

2 min read

Cangkir berisi air putih tersedia di meja, untuk mendukung kebijakan larangan air kemasan.

BANJARMASIN – Jika kita bertamu ke sebuah kantor, umumnya sajian minuman yang tersuguh di meja adalah air minum dalam kemasan cangkir plastik. Bahkan ada beberapa kantor, menyuguhkan air minuman dalam kemasan botol plastik. Selain praktis, air minum kemasan juga dapat langsung dibuang ke tempat sampah, tanpa harus merepotkan tuan rumah untuk mencucinya. Namun kepraktisan ini, ternyata berbanding terbalik dengan sampah plastik yang dihasilkan produk kemasan plastik ini. Termasuk juga kantong plastik, yang banyak digunakan saat transaksi jual beli. Karena persoalan sampah plastik inilah, sejak beberapa tahun terakhir ini sejumlah kota di Indonesia memberlakukan kebijakan larangan penggunaan kantong plastik di pusat perbelanjaan modern dan ritel. Termasuk juga melarang penggunaan air kemasan pada kegiatan-kegiatan resmi di lingkungan perkantoran. Salah satu kota itu adalah Banjarmasin Kalimantan Selatan. Dan langkah ini didukung oleh banyak pihak, termasuk kantor perwakilan (KPw) Bank Indonesia koordinator Kalimantan.

Ditemui Abdi Persada FM saat menggelar acara Sosialisasi dan Edukasi SUN Ritel seri SBR007 baru-baru ini, kepala KPw Bank Indonesia koordinator Kalimantan Herawanto membenarkan, jika pihak mereka sangat mendukung kebijakan pemko Banjarmasin, mengurangi sampah plastik dengan melarang penggunaan air kemasan plastik pada acara-acara resmi.

“Seperti yang bisa dilihat, di meja-meja tamu tidak ada air kemasan dalam cangkir ataupun botol plastik. Kami ganti dengan cangkir berisi air putih, dengan tutupnya agar minuman tetap steril,” ujarnya.

Selain itu, untuk kegiatan sehari-hari pun, menurut Herawanto, pihaknya juga tetap tidak menyediakan air minum dalam kemasan.

“Untuk tamu kami sediakan dispenser disejumlah sudut ruangan. Kalo mau minum tinggal ambil gelar kertas yang sudah kami sediakan,” tambahnya.

Ia mengatakan, kebijakan ini sudah dijalankan KPw BI koordinator Kalimantan dikantornya jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, sejak 3 bulan terakhir. Sedangkan di tingkat pusat, BI juga mendukung program pengurangan sampah plastik ini sejak awal tahun 2018 lalu. (RIW/RDM/EYN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.