1 Desember 2021

Bappenas RI Gelar Dialog Pemindahan Ibukota di Kalsel

2 min read

BANJARBARU – Kementerian PPN/Bappenas RI, menggelar dialog nasional pemindahan ibukota negara: Kalimantan untuk Indonesia, dengan tema “Menuju Ibu Kota Masa Depan: Smart, Green, Beautiful dan Sustainable” di salah satu hotel di Banjarbaru, Senin (15/7).

Kegiatan ini guna mendapatkan pandangan dari pemerintah daerah serta dari pakar terkait, mengenai pemindahan ibukota negara, salah satunya di Kalimantan Selatan.

“Awal mula memang ada 3 opsi dalam pemindahan ibukota negara ini, hingga akhirnya presiden memutuskan untuk memilih opsi: ibukota negara pindah keluar Jawa,” jelas deputi bidang pengembangan regional kementerian PPN/Bappenas RI, Rudy¬† Prawiradinata, saat memberikan paparan pada dialog nasional pemindahan ibukota negara.

Dijelaskan Rudy, alasan lain pemindahan ibukota keluar Jawa ini, juga disebabkan karena jumlah penduduk yang lebih dari 56 persen di Indonesia ada di pulau ini, sedangkan dari sisi lahan relatif kecil daripada pulau lainnya.

“Tingkat pertumbuhan ekonomi di Jawa juga begitu mendominasi, sehingga presiden menginginkan adanya pemerataan” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor menyatakan telah mempersiapkan lahan seluas 300.000 hektare, jika nantinya Kalimantan Selatan ditunjuk sebagai ibukota baru.

“Saat presiden berkunjung ke Kalsel beberapa waktu yang lalu, presiden Joko Widodo bertanya, ada tanah 300.000 hektare?, karena Kalsel di persiapkan menjadi salah satu calon ibukota yang baru, dengan tegas saya bilang ada, Kalsel bisa siapkan” jelas Gubernur Sahbirin Noor saat memberikan paparan.

Ditambahkan Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini, Kalsel merupakan provinsi yang berada sangat strategis dan sentral jika di tetapkan menjadi ibukota.

“Kalau anda lipat peta menjadi empat bagian, dibuka lagi, maka titik tengahnya ada di Kalsel,” tambahnya

“Kita berupaya semaksimal mungkin untuk menyiapkan apa saja yang menjadi kebutuhan ibukota negara, namun semuanya tetap di serahkan kepada pak presiden untuk mengambil kebijakan tersebut,” ujarnya. (ASC/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?