BanjarmasinNews

Siring RK Ilir, Batal Dikerjakan Dinas PUPR Kota Banjarmasin

Balai Prasarana Dan Permukiman Wilayah Kalimantan Selatan Berikan Bantuan 30 Miliar Rupiah Untuk Proyek Siring

BANJARMASIN – Meski Pemerintah Kota Banjarmasin membatalkan proyek pekerjaan lanjutan Siring RK Ilir, Kecamatan Banjarmasin Selatan, namun bukan berarti pembangunannya terhenti. Ternyata, pekerjaan siring tersebut dilanjutkan oleh Balai Prasarana dan Permukiman Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR RI.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Sungai Dinas PUPR Kota Banjarmasin Hizbus Wathony, kepada sejumlah wartawan di Balaikota Banjarmasin, pada Jumat (5/7).

Thony mengatakan, Dinas PUPR Kota Banjarmasin khususnya bidang sungai, memiliki rencana pekerjaan yang cukup besar, yaitu kelanjutan pekerjaan Siring RK Ilir, yang serapan anggarannya hampir 50 persen, dari nilai pekerjaan senilai 13 miliar rupiah. Nanum, rencana pekerjaan kelanjutan siring tersebut dibatalkan oleh Dinas PUPR Kota Banjarmasin.
“Alasan dari Dinas PUPR membatalkan pekerjaan tersebut, karena mendapatkan bantuan dari Balai Prasarana Permukiman Dirjen Cipta Karya yang akan melakukan pekerjaan tersebut,” ucap Thony.

Sebelum mendapatkan bantuan dari Balai tersebut, pekerjaan Siring RK Ilir telah mengalami dua kali gagal lelang.
“Anggaran pekerjaan Siring RK Ilir sebesar 13 miliar rupiah tersebut, akan dikembalikan ke kas daerah Pemerintah Kota Banjarmasin,” ujar Thony.

Dalam kesempatan tersebut, Thony juga mengatakan, pekerjaan yang akan dilaksanakan Balai Prasarana Permukiman Dirjen Cipta Karya dengan anggaran sebesar 30 miliar rupiah, itu nantinya akan mengerjakan hingga selesai sampai tahap finishing. Seperti lantai, pagar, hingga taman.
Siring yang akan dikerjakan adalah sepanjang 400 meter, dengan sistem multi years.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin Arifin Noor, bantuan dari Balai Prasarana Permukiman Dirjen Cipta Karya tersebut, sangat membantu Pemerintah Kota Banjarmasin.
“Pengalihan rencana pembangunan lanjutan Siring RK Ilir tersebut, dari Pemerintah Kota Banjarmasin ke Balai Prasarana dan Permukiman, tentunya sangat membantu Pemerintah Kota Banjarmasin,” ucap Arifin.

Anggaran yang tidak jadi digunakan tersebut, lanjut Arifin, dapat dialihkan untuk pembangunan lainnya, yang diperlukan oleh Kota Banjarmasin. (SRI/RIW/MTB)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat