BanjarmasinNews

Nikah Muda, Tunda Dulu

BKKBN resmikan SMKN 4 Banjarmasin sebagai Sekolah Siaga Kependudukan dan Pojok Kependudukan

BANJARMASIN – Penetapan SMKN 4 Banjarmasin sebagai Sekolah Siaga Kependudukan dan Pojok Kependudukan oleh BKKBN pada Kamis (04/07),  diharapkan dapat mengantisipasi angka nikah muda. Khususnya dikalangan remaja  yang baru menamatkan jenjang pendidikan setingkat SMK atau SMA.  Padahal seharusnya mereka melanjutkan pendidikan ke bangku kuliah, atau minimal bekerja terlebih dahulu. Harapan itu disampaikan Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah kepada wartawan pada Kamis (04/07) usai menghadiri rangkaian acara Harganas ke XXVI di SMKN 4 Banjarmasin. Hermansyah  meminta semua siawa dan siswi memiliki pemikiran untuk membangun bangsa, setelah lulus sekolah. Salah satunya dengan melanjutkan studi, dengan tujuan agar menjadi generasi yang disiapkan untuk calon pemimpin masa depan.

“Peran orang tua sangat besar untuk memberikan pemahaman kepada anaknya, supaya mengutamakan pendidikan bukan pernikahan,” katanya.

Sementara itu, Deputi Bidang KB Kesehatan Reproduksi BKKBN  Dwi Listyawardhani mengatakan, dengan diresmikannya SMKN 4 Banjarmasin menjadi sekolah siaga kependudukan, besar harapan kota Banjarmasin dapat mengawasi anak-anaknya dari pengaruh pergaulan bebas. Apalagi di SMKN 4, terdapat  jurusan pawisisata, yang rentan berinteraksi dengan para turis lokal maupun mancanegara dengan segala budayanya, yang mungkin saja tidak berkesesuaian dengan budaya bangsa ini.

“Generasi inilah yang akan memimpin Indonesia kedepannya,” ucapnya.

Menanggapi hal ini, Kepala SMKN 4 Banjarmasin Syafrudin Noor berjanji, siap mengemplementasikan Sekolah Siaga Kependudukan SSK. Bahkan dalam waktu dekat, pihaknya akan membentuk tim yang terdiri dari Guru BP, guru bidang studi Agama, Sejarah dan Bahasa Indonesia. Tujuannya agar para siswa dapat benar-benar disiapkan menjadi generasi penerus yang berkualitas.

Peresmian SMKN 4 Banjarmasin menjadi Sekolah Siaga Kependudukan dan Pojok Kependudukan ini, dihadiri Deputi Kependudukan Pusat, Deputi Bidang KB Kesehatan Reproduksi BKKBN, Wakil Walikota Banjarmasin, Perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel dan kabupaten/kota, serta Lurah Sungai Miai. Acara yang masuk dalam salah satu rangkaian HARGANAS XXVI di Kalsel ini, diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan.  Diantaranya tenaga pendidik, ormas dan perwakilan pelajar dari sejumlah sekolah di Banjarmasin. (NHF/RIW/EYN)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat