NewsProvinsi Kalsel

Musnahkan 2,8 Kg Sabu, Polda Kalsel Klaim Selamatkan 57.000 Nyawa

BANJARMASIN – Sejumlah blender tersusun rapi di atas meja. Didepannya berjejer kotak berisi masker, serta tisu basah. Di meja sebelah, tertata beberapa bungkus benda berwarna putih. Inilah persiapan yang dilakukan jajaran direktorat reserse narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Selatan pada Selasa pagi (2/7) sebelum menggelar giat Pemusnahan Barang Bukti Narkoba di mapolda Kalsel.

Apalagi kegiatan ini, dipimpin langsung Kapolda Yazid Fanani, dan didampingi sejumlah tamu penting. Diantaranya Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang diwakili staf ahli gubernur Ahmad Sofiani, perwakilan kejaksaan tinggi Kalsel, BNN provinsi, Bea Cukai, direktur reserse narkoba Polda Kalsel, Balai Besar POM Banjarmasin, serta PT Angkasa Pura 1. Keberadaan tamu penting ini, membuat seluruh persiapan pemusnahan barang bukti (barbuk) narkoba jenis sabu Selasa pagi itu, dilakukan dengan sebaik-baiknya. Termasuk mendatangkan para tersangka, dan tentu saja mengundang para wartawan cetak, elektronik dan online.

Usai pemusnahan, Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Wisnu Widharto di hadapan wartawan menjelaskan, bahwa barang bukti yang dimusnahkan ini, merupakan hasil pengungkapan selama 2 bulan terakhir. Yakni pada Mei dan Juni 2019.

“Seluruhnya ada 2,8 kilogram atau sebanyak 2.850,8 gram sabu yang dimusnahkan hari ini. Nanti sabu yang sudah “diblender” itu, akan dibuang di kloset atau toilet. Semuanya berasal dari 11 kasus yang berhasil kami ungkap, dengan melibatkan 15 tersangka,” jelasnya kepada wartawan  didampingi kepala Biro Humas Polda Kalsel.

Lebih lanjut Wisnu mengatakan, melalui pemusnahan barang bukti ini, maka ada puluhan ribu nyawa yang terselamatkan dari bahaya peredaran narkoba yang mematikan.

“Dengan asumsi satu gram sabu dapat meracuni 20 orang sekaligus, maka pemusnahan ini setidaknya menyelamatkan 57.000 nyawa di Kalsel,” tegasnya.

Di saat yang sama, Ditresnarkoba Polda Kalsel juga menggelar rilis terkait keberhasilannya mengungkap kasus narkoba pada Kamis (27/6) lalu di Banjarmasin.

Dalam keterangan persnya, wadir Ditresnarkoba Polda Kalsel Eko Wahyuniawan mengatakan, pihaknya menerima laporan masyarakat soal peredaran narkoba didaerahnya. Laporan itu ditindaklanjuti dengan penyelidikan, serta berujung penangkapan satu orang tersangka.

“Dari tangan tersangka kami mendapat 5 paket ganja seberat 57,12 gram saat ditangkap di jalan Ahmad Yani kilometer 5 dekat RM Cianjur. Selanjutnya saat kami bawa kerumahnya kawasan Sungai Lulut, kami kembali menemukan satu paket sabu seberat 0,28 gram. Kasus ini masih terus kami dalami, dan diketahui seluruh barang haram ini didatangkan dari Surabaya,” tutupnya. (RIW/RDM/EYN)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat