15 April 2021

Musim Kemarau 2019 ekstrem, Ini Penjelasan Kepala Stasiun Klimatologi Banjarbaru

1 min read

Kepala Stasiun Klimatologi Banjarbaru, Goeroh Tjiptanto.

BANJARMASIN – Musim kemarau tahun 2019 ini sedikit lebih ekstrem jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Pada tahun sebelumnya, fenomena global yang memicu salah satunya El Nino nya normal. Sedangkan tahun ini, El Nino nya lemah. Meskipun lemah, ada dampak-dampak lainnya. Misalnya agak kering, ” kata Kepala Stasiun Klimatologi Banjarbaru, Goeroh Tjiptanto, kepada wartawan di sela-sela kegiatan SLI – Sosialisasi Agro Klimat Kalsel di salah satu hotel di Banjarmasin, Rabu (26/6).

Ia mengungkapkan, saat ini sebagian besar wilayah Kalsel sudah memasuki musim kemarau seperti kota Banjarmasin dan Banjarbaru. Sedangkan untuk wilayah Kotabaru dan sekitarnya akan memasuki musim kemarau pada Agustus nanti.

“Ini yang harus menjadi catatan penting penduduk di Kalsel bahwa tidak semua tempat di wilayah Kalsel memiliki waktu yang sama ketika memasuki musim kemarau, termasuk juga waktu berakhirnya, ” katanya.

Goeroh menjelaskan kondisi ini disebabkan penjalaran musim hujan dan kemarau yang berbeda-beda di setiap tempat. Selain itu, dengan iklim yang sedikit lebih ekstrem ini, maka sifat-sifat hujan akan lebih kering jika dibandingkan tahun sebelumnya karena berkaitan dengan fenomena global yang mempengaruhi. Sedangkan puncak musim kemarau di Kalsel diprediksi antara Agustus sampai Oktober 2019 mendatang.

“Namun setiap tempat berbeda-beda. Misalnya Banjarmasin dan Banjarbaru puncak musim kemarau pada akhir Agustus 2019. Sedangkan untuk wilayah kotabaru puncak musim kemarau diprediksi pada Oktober 2019,” jelasnya.

Goeroh menambahkan kondisi ini harus diketahui oleh masyarakat agar mereka bisa mengantisipasi dan menyusun langkah-langkah apa saja yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk juga SKPD terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang tidak hanya mewaspadai potensi kekeringan tapi juga potensi kebakaran hutan dan lahan. (NRH/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.