BanjarmasinNews

Dewan Banjarmasin Kembalikan Draf Raperda Pembangunan Kawasan Industri Ke Pemko

BANJARMASIN – Pembahasan Raperda Pembangunan Kawasan Industri Tahun 2019 hingga Tahun 2038, yang telah diusulkan Pemerintah Kota Banjarmasin, drafnya dikembalikan para Anggota Pansus. Ketua Pansus Aman Fahriansyah mengatakan, pihaknya sengaja menunda rapat untuk pembenahan draf itu dari Pemko, karena sebelumnya dianggap bertentangan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 tahun 2018 tentang Evaluasi Raperda tentang Rencana Pembangunan Industri Daerah Provinsi dan kabupaten dan kota serta harus berkesesuaian dengan Pemerintah provinsi Kalsel.

“Bagian hukum harus merombak total substansi Raperda ini serta perlu kajian ulang,” katanya.

Aman menginginkan, raperda ini akan finalisasi pertengahan Juli nanti dan akan disahkan melalui rapat paripurna untuk menjadi perda.

“Apalagi masa jabatan sebentar lagi akan selesai, supaya tidak terhutang produk hukum nantinya,” ucapnya lagi.

Seperti diketahui rencananya isi perda ini memfokuskan pengembangan kawasan industri, karena ada beberapa titik industri di kota ini. Salah satunya di kawasan Alalak yang menjadi industri mabel. Adapula di daerah Kuin industri kue, dan di Kelurahan Sungai Jingah menjadi wilayah pembuatan kain sasirangan. (NHF/RDM/RRF)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat