2 Maret 2021

Imbas Tiket Pesawat Mahal, Penumpang Mudik Laut Lebaran Tahun Ini Naik 15 Persen

2 min read

Salah satu kapal angkutan mudik Idul Fitri tahun ini di Kalsel.

BANJARMASIN – Mudik atau pulang kampung sudah menjadi tradisi bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, demi dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga. Entah dengan kendaraan darat, laut serta udara. Dalam beberapa tahun terakhir, bagi sebagian besar perantau yang ada di Kalimantan Selatan, mudik menggunakan angkutan udara menjadi pilihan utama, untuk berhari raya di kampung halaman, khususnya pulau Jawa. Mengingat harganya yang terjangkau, dan waktu tempuh yang singkat. Namun apa jadinya jika harga tiket pesawat meroket, dan semakin sulit terjangkau kocek para perantau ini? Maka pilihan menggunakan angkutan laut, menjadi alternatif lainnya. Itulah yang terjadi pada Idul Fitri tahun ini, dimana sebagian besar pemudik asal Jawa, lebih memilih menggunakan kapal laut untuk menjalankan ritual mudik mereka. Bahkan data pada pos pantau arus mudik di pelabuhan Trisakti Banjarmasin menunjukkan, arus penumpang berangkat mencapai hampir 30.000 orang.

Kepada wartawan, CEO PT Pelindo III regional Kalimantan Boy Robyanto mengakui, tingginya harga tiket pesawat, berimbas positif pada kenaikan jumlah penumpang angkutan laut di pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

“Kami perkirakan kenaikannya hingga 15 persen dibanding tahun lalu. Bahkan pelabuhan Trisakti menduduki posisi kedua setelah Kumai, dengan jumlah penumpang mudik terbanyak kedua di wilayah Kalimantan,” jelasnya.

Menurut Boy, puncak arus mudik di pelabuhan utama Kalimantan Selatan ini terjadi pada H-3 Idul Fitri, sedangkan puncak arus balik terjadi pada H+3 dan H+4 lalu.

“Kami akan terus mengawal arus balik Idul Fitri hingga H+15 nanti. Selanjutnya akan didapat angka pasti, peningkatan jumlah penumpang arus mudik dan balik di pelabuhan Bandarmasih ini,” tambahnya.

Melihat tingginya antusiasme penumpang pada arus mudik lebaran tahun ini di pelabuhan Trisakti Banjarmasin, maka PT Pelni pun berencana untuk mengerahkan armada kapal angkutan VVIP pada Idul Fitri tahun depan. Yakni kapal dengan layanan hampir menyerupai Cruise atau pesiar, dengan harga tiket maksimal dalam kisaran 500 ribu rupiah per penumpang. (RIW/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.