BanjarbaruNewsProvinsi Kalsel

Paman Birin: Terimakasih Pegawai Yang Taat Aturan

BANJARBARU – Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan mengawali hari pertama masuk kerja dengan menggelar halal bihalal bersama karyawan dan karyawati di lingkungan pemerintah provinsi Kalimantan Selatan, Senin (10/6) pagi. Halal bihalal ini bertempat di halaman Sekretariat Daerah provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru.

Hadir langsung dalam kegiatan ini Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Abdul Haris Makkie, Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, para Pejabat Tinggi Pratama, ASN serta tenaga kontrak lingkup pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya Gubernur Sahbirin Noor yang akrab disapa Paman Birin mengatakan sangat menghargai atas kesadaran pegawainya, dalam menaati aturan masa cuti bersama. Sehingga pada hari pertama kerja ini, hampir semua karyawan dan karyawati dilingkungan pemerintah provinsi Kalimantan Selatan hadir.

Selain itu, Paman Birin juga tidak lupa untuk meminta diberikan sanksi kepada karyawan maupun karyawati yang tidak taat aturan.

“Kita hargai dan kita hormati pegawai yang taat aturan, mudah-mudahan kita untuk taat pada aturan dan membudayakan sikap disiplin akan terus menjadi kebiasaan kita dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab  sebagai aparatur negara,” ujarnya.

Paman Birin juga tidak lupa untuk mengajak kepada seluruh pegawai, agar dapat merenungi kembali pelajaran dan pendidikan bulan ramadhan yang sudah berlalu, agar dapat di terapkan dalam aktivitas keseharian terutama di lingkungan pemerintah provinsi Kalimantan Selatan.

“Kesan bulan ramadhan yang mendidik kita untuk berperilaku jujur dan disiplin, hendaknya menular dalam berbagai aktivitas kita dalam melaksanakan tugas pemerintah dan pelayanan masyarakat,” jelasnya lagi.

Momentum halal bihalal ini juga diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh ustadz kondang Fikri Haikal MZ, yang merupakan putera dari alm. Ustadz sejuta umat Zainuddin MZ, dan ditutup dengan penampilan seni tradisional Banjar Mamanda. (ASC/RDM/RRF)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat