5 Maret 2021

Bandara Syamsudin Noor Gelar Sosialisasi Kepedulian Keamanan dan Keselamatan Penerbangan

2 min read

Suasana sosialisasi.

BANJARBARU – PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Syamsudin Noor menggelar program Sosialisasi Kepedulian Keamanan dan Keselamatan Penerbangan  kepada masyarakat kelurahan Syamsudin Noor yang memiliki rumah berbatasan langsung dengan pagar bandara, dilakukan di Ruang Rapat Kantor Cabang Bandar Udara Syamsudin Noor pada Rabu (22/5).

Kegiatan sosialiasi ini bertujuan sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat khususnya  yang berada di sekitar wilayah bandara agar bisa berpartisipasi untuk menjaga keselamatan dan keamanan bandara.  Surat Edaran Kementrian Dalam Negeri RI nomor: 553/2444/SJ tanggal 29 Mei 2017 tentang Pengelolaan Kawasan di Sekitar Bandar Udara memberi ruang kepada pemkab/pemkot membuat perda yang mengatur Keselamatan Penerbangan. Hal ini seperti yang dijelaskan oleh Suriganata.

“Kegiatan ini bagian dari wujud antisipasi kita untuk menjaga keamanan bandara dan keselamatan penerbangan yang ada di bandara,” ungkap Riga Airport Security and Safety Senior Manager.

Beberapa tamu undangan hadir di kegiatan sosialisasi seperti Perwakilan Danlanud Ka. Intelijen Erwin, perwakilan dari Airnav  Bapak Sumedi, dan Warga kelurahan Syamsudin Noor berjumlah 55 orang. Acara pertama penyampaian materi sosialiasi Bahaya Laser, Drone dan Layang-layang. Hal ini sebagai wujud himbauan bahwa aktivitas laser pada malam, drone maupun layang-layang yang berada di sekitar area bandara sangat berbahaya. Jarak sorot laser terjauh bisa mencapai 2000 – 5000 meter saat malam hari, terlebih sorot laser jika terpantul oleh kaca maka biasnya akan membesar sehingga untuk penglihatan pilot terganggu terutama saat melakukan take off ataupun landing.

Selain membahas tentang bahaya yang mengganggu aktivitas penerbangan, selanjutnya diisi dengan penyampaian Materi Keamanan Penerbangan. Hal ini Seperti diungkapkan oleh Ruly Artha PTS. General Manager dalam sambutannya bahwa besar harapan dan bantuan masyarakat terutama yang berada di lingkungan bandara.

“Keterlibatan masyarakat berkontribusi dalam keamanan menjadi peran penting agar terwujud Keselamatan dan Keamanan dalam penerbangan,” ungkap Rully

Masyarakat memiliki kesempatan yang sama dan seluas-luasnya untuk berperan serta dalam kegiatan keamanan penerbangan hal ini tercantum di Undang-Undang No 1 Tahun 2009 pasal 396. Peran serta masyarakat bisa diwujudkan seperti Memberikan informasi jika ada orang sekitar bandara yang mengarah pada tindakan penerobosan pagar, atau kegiatan bahaya lain yang bisa mengganggu kelangsungan keamanan dan keselamatan penerbangan seperti yang sudah disampaiakan pada materi kegiatan sosialiasi. Acara  sosialiasi berakhir  dengan pembagian kenang-kenangan berupa souvenir dan foto bersama. (HUMBDJ/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.