BanjarbaruNews

BMKG – BASARNAS Banjarmasin Jalin Kerjasama

BANJARBARU – Stasiun Meteorologi Kelas I BMKG Tjilik Riwut Palangkaraya melakukan penandatanganan kerjasama dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin di Aula Rapat Kantor Stasiun Klimatologi Banjarbaru, Jum at (17/5).
Penandatanganan kerjasama ini dilakuan sebagai bentuk tindak lanjut Nota Kesepahaman antara Badan SAR Nasional dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika tentang informasi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika untuk layanan jasa Search and Rescue (SAR) kepada masyarakat. Penandatanganaan ini di lakukan langsung oleh 3 kantor BMKG. Di antaranya, Kantor Stasiun Meteorologi H. Asan Kotawaringin Timur, Sungai Barito Selatan dan Tjilik Riwut Kepada Kantor Pencarian Dan Pertolongan Banjarmasin.
Tujuan dari Perjanjian Kerja Sama ini adalah untuk memastikan tersedianya informasi meteorologi dalam rangka mendukung operasi pencarian dan pertolongan (SAR) sepanjang jalur penerbangan/jalur pelayaran yang cukup, akurat, terkini, dan tepat waktu untuk keselamatan, kelancaran dan efesiensi penerbangan/pelayaran.
Kegiatan penandatanganan dilakukan langsung oleh Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Catur Winarti dan Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Banjarmasin Mujiono.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Catur Winarti berharap, dengan ditandatanganinya PKS tersebut koordinasi kedua pihak semakin dapat ditingkatkan. “Sinergitas dalam penanganan dampak kejadian bencana utamanya yang memerlukan pencarian dan pertolongan korban bencana, dapat terjaga. Selain itu, kerjasama yang sudah terlaksana dalam berbagai kegiatan pencarian dan pertolongan korban bencana dengan PKS ini memiliki legalitas sehingga kedua belah pihak dapat lebih meningkatkan kualitas layanan di bidang masing-masing,” ungkap Catur.
Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Banjarmasin Mujiono berharap dalam penandatangan PKS ini tidak hanya dalam Pembahasan masalah musibah saja. “ Harapan kami, penandatanganan ini juga dilakukan agar BMKG dapat ikut bergabung berlatih bersama dengan BASARNAS, misalnya dalam bentuk pelatihan SAR. Kaerna antara BMKG dan Basarnas selalu berhubungan dalam pencarian dan pertolongan terhadap jiwa manusia,” harap Mujiono. (HUMSARBJM/RDM/MTB)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat