BanjarNews

Makan, Minum, dan Merokok Siang Hari akan Kena Sanksi

BANJAR – Pemerintah Kabupaten Banjar menerapkan Peraturan Daerah (PERDA)  Ramadhan Nomor 5/2004 di Kabupaten ini selama Bulan Suci Ramadhan 1440 Hijriah, dan imbauan pun di sampaikan ke masyarakat.

Kepada Abdi persada fm Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP)  Kabupaten Banjar Muhammad Ali Hanafiah saat di temui diruang kerjanya beberapa waktu  lalu mengatakan,  Perda ramadhan ini dibuat dan diterapkan untuk mengatur para pedagang makanan sesuai waktu yang ditetapkan.

“Selama Bulan Puasa Ramadhan para pedagang makanan membuka jualan harus di atas jam 15.00 wita dan bagi masarakat di larang untuk makan, minum dan merokok di tempat umum pada siang hari,” jelas Ali Hanafiah.

Perda Ramadhan ini menurut Ali, tujuannya tak lain untuk mengembalikan kembali image Kabupaten ini sebagai Kota serambi mekah, dan atas dasar inilah jelas Ali Hanafiah  Perda Ramadhan di Kabupaten ini diterapkan.

Lebih lanjut Ali Hanafiah menambahkan selama bulan puasa ini, pihaknya akan membentuk dua tim yang dibagi pada wilayah barat dan timur Kabupaten Banjar,  yang tugasnya melakukan pengawasan kepada para pedagang makanan dan merajia warga yang melakukan aktifitas makan minum dan merokok di tempat umum.

Menurut Ali Hanafiah pengawasan dan rajia ini dilakukan selama 20 hari yang di mulai pada rabu ini, dan apabila ada kedapatan yang melanggar aturan ini maka akan di berikan peringatan sampai proses Yustisi yakni tindak pidana ringan.

” Bagi  yang melanggar peraturan ini yang pertama akan di berikan peringatan berjenjang, kemudian apabila di abaikan maka kami akan kenakan sangsi berupa yustisi yakni proses peradilan tindak pidana ringan, kami juga dalam menjalankan perda ini dalam pengawasannya yang akan di bantu pihak kepolisian dan TNI,” jelasnya.

Ia pun menghimbau khususnya pada masyarakat Kabupaten Banjar pada suasana bulan ramadhan ini untuk menjaga kekhusuan dalam beribadah, untuk itu dirinya meminta kepada masyarakat untuk mentaati Perda Ramadhan ini, mengingat adat dan kebiasaan atau tradisi masyarakat kabupaten Banjar yang sangat melarang makan, minum dan merokok di siang hari pada setiap bulan suci ramadhan. (AF/RDM/EYN)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat