12 April 2021

Bupati Banjar Pastikan Harga Sembako di Awal Ramadhan

2 min read

Bupati Banjar Khalillurahman didampingi Kepala Disperindag Banjar I Made Suryawati bersama Kepala SKPD Banjar lainnya saat sidak pasar.

BANJAR – Untuk memastikan kestabilan harga dan ketersediaan komoditi bahan pokok di bulan Ramadhan 1440 Hijriah, Bupati Banjar Khallilurrahman melakukan sidak (inspeksi mendadak) ke pasar tradisional Martapura,  Senin (6/5) siang. Sidak Bupati kali ini didampingi Pjs Sekda Banjar I Gusti Nyoman Yudiana, Kepala Disperindag Banjar I Made Suryawati, Dirut PD Pasar Bauntung Batuah Rusdiansyah dan Kepala SKPD lingkup Banjar lainnya.

Dari pantauan Abdi Persada FM ada beberapa tempat yang dikunjungi Bupati Banjar Khalilurrahman, diantaranya ke toko sembako yang melayani partai dan eceran. Kemudian Bupati beserta rombongan lanjut ke pedagang pasar Kayu Tangi Martapura.

Usai melakukan sidak Bupati Banjar Khalilurrahman kepada wartawan mengatakan Ketersediaan bahan pokok di pasar-pasar tradisional di Martapura pada awal bulan suci ramadhan masih terbilang stabil walaupun ada sedikit kenaikan, ini pun  di karenakan stok di petaninya berkurang dan permintaan konsumen meningkat, namun kenaikan tersebut masih di bawah rata-rata 10 persen.

“Ayam potong ada kenaikan sekitar 7 persen, ini karena supplyernya telah menaikan harga. Ini adanya tengkulak yang memainkan harga,” ucap Bupati Banjar yang akrab disapa guru Kholil ini.

Hal senada juga disampaikan Kepala Disperindag Kabupaten Banjar I Made Suryawati,  menurut  Made pihaknya terus memantau harga kebutuhan pokok, terutama pada Ramadhan 1440 H tahun ini. Diantara komoditi yang mengalami kenaikan Made menjelaskan seperti ayam potong, bawang putih dan telur ayam, dengan kenaikan masih dibawah 10 persen,  sedangkan bawang merah, cabe harga masih tetap. Meski demikian pihaknya menjamin stok masih aman dan terkendali.

“Kenaikan ini masih dianggap wajar karena masih dibawah 10 persen, kenaikan ini dipicu atau diindikasi karena permintaan masyarakat akan kebutuhan pokok di bulan suci ramadhan ini meningkat, dan hampir setiap tahun terjadi,” kata Made Suryawati.

Ia pun mengimbau kepada para pedagang untuk tidak menaikan harga yang berlebihan, terutama saat Ramadhan dan menjelang Idul Fitri nantinya. Pihaknya pun berencana akan menggelar operasi pasar murah sebagai salah satu bentuk upaya untuk menstabilkan harga.

“Kami juga akan menggelar pasar murah, yang dijadwalkan pada 14 – 16 Mei 2019 tersebar di Kabupaten Banjar, yakni di halaman Dekranasda dan serentak di 20 kecamatan,” katanya. (AF/RDM/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.