18 April 2021

Akhirnya, Pemerintah Pastikan Santunan Bagi Para Pahlawan Demokrasi Yang Gugur Dalam Tugas

2 min read

Ketua KPU Kalsel

BANJARMASIN – Pemilu tahun ini, ternyata memang berbeda dibanding pesta demokrasi tahun-tahun sebelumnya. Selain karena disatukannya pemilu legislatif dan pemilihan presiden wakil presiden, pemilu kali ini juga tercatat banyak memakan korban jiwa. Khususnya para petugas pemilu, yang sudah berjibaku dengan segala urusan logistik dan penyelenggaraan pemilu sejak Januari hingga saat ini.

Tercatat, 200 orang lebih petugas pemilu diseluruh Indonesia, dilaporkan meninggal dunia akibat kelelahan, demi mengawal proses demokrasi ini berjalan lancar. Sementara di Kalimantan Selatan, hingga Senin (29/4), tercatat 5 petugas pemilu meninggal dunia. Terakhir adalah petugas pemilu atas nama Sublian Noor, anggota KPPS Antasan Kecil Timur TPS 05 kecamatan Banjarmasin Utara, pada Senin subuh (29/4). Sublian Noor diketahui mengalami sakit setelah Pemilu 17 April selesai digelar di TPS 05 tempatnya bertugas.

Ditemui wartawan di ruang kerjanya, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel Sarmudji mengatakan, KPU seluruh Indonesia telah mengusulkan kepada pemerintah, untuk memberikan santunan, terhadap para pahlawan demokrasi, yang terkena dampak puncak Pemilu 17 April 2019.
“Dan Alhamdulillah usulan itu didengar pemerintah, dan sudah diputuskan melalui surat Menteri Keuangan (Menkeu) dan KPU RI, yang telah kita terima,” ujarnya.

Dalam surat itu, Sarmudji mengatakan, bahwa besaran santunan dibagi menjadi empat jenis. Yaitu santunan untuk petugas pemilu yang meninggal dunia, cacat permanen hingga luka sedang.
“Jenis kecelakaan kerja yang diberikan santunan adalah meninggal dunia sebesar 36 juta rupiah per orang, cacat permanen 30,8 juta rupiah per orang, luka berat 16,5 juta rupiah per orang, serta luka sedang sebesar 8,25 juta rupiah per orang,” katanya mengutip surat dari Menkeu soal besaran santunan bagi para pahlawan demokrasi Indonesia tersebut.

Surat keputusan Menkeu tersebut menyebutkan, bahwa penerima sumbangan merupakan petugas yang mengalami kecelakaan sejak Januari 2019. Selain itu, pembayaran santunan dilakukan dengan memperhatikan prinsip keadilan, dan tidak terdapat konflik kepentingan. Nantinya terdapat syarat bagi penerima santunan, yang diatur dalam petunjuk teknis yang ditetapkan KPU. (RIW/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.