13 April 2021

Zona Integritas Kantor Imigrasi Kelas 1 Banjarmasin, Ubah Budaya Priyayi Menjadi Melayani

2 min read

Seluruh pihak yang terlibat dalam Pencanangan Zona Integritas di Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Banjarmasin pada Senin (29/04) berfoto bersama usai kegiatan.

BANJARBARU – Hujan gerimis masih mengguyur sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan pada Senin pagi (29/4), termasuk di wilayah kota Landasan Ulin Banjarbaru. Namun kondisi cuaca yang tidak bersahabat ini, ternyata tidak menyurutkan Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Banjarmasin, untuk menggelar acara Deklarasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), dikantornya kawasan Landasan Ulin Banjarbaru. Meskipun, karena kondisi cuaca itulah, acara yang semula digelar di halaman kantor, akhirnya dipindahkan ke bagian dalam kantor, sehingga sedikit mengubah jadwal dimulainya pelayanan di kantor imigrasi ini. Yakni seharusnya sudah mulai melayani pada jam 08.00 WITA, menjadi sekitar jam 10.00 WITA.

Kepada wartawan, Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Selatan Ferdinand Siagian mengatakan, ikrar Zona Integritas yang dilaksanakan jajaran Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Banjarmasin ini, merupakan wujud komitmen jajarannya untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan juga Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
“Dengan kata lain, seluruh pelayanan yang ada di kantor imigrasi transparan dan bersih dari kegiatan yang mengarah pada korupsi. Salah satunya pungli. Tarif atau biaya yang dikenakan saat ini, sudah sesuai dengan peraturan pemerintah, dan jika ada pengeluaran yang melebihi angka tersebut, saya minta masyarakat melaporkannya. Baik langsung ke kantor saya, atau melalui seluruh jaringan medsos yang dimiliki kanwil Kemenkumham. Saya tidak segan memberikan sanksi tegas kepada ASN yang terbukti melakukan korupsi dan narkoba. Pemecatan itu sudah pasti,” tegasnya kepada wartawan usai menyaksikan penandatanganan piagam pernyataan Zona Integritas Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Banjarmasin pada Senin (29/4).

Lebih jauh Ferdinand juga mengingatkan, agar jajaran Kantor Imigrasi Kelas 1 Banjarmasin, untuk mengubah mental priyayi menjadi pelayan masyarakat, dalam memberikan layanan pembuatan dokumen keimigrasian.
“Sebab masyarakat adalah klien bagi kantor imigrasi. Karena itu wajib bagi Kanim Kelas 1 Banjarmasin, memberikan pelayanan terbaik,” jelasnya.

Sementara itu, menurut Kakanim Kelas 1 TPI Banjarmasin Syahrifullah, ikrar yang diucapkan jajaran kantor imigrasi Banjarmasin ini, bukan hanya janji yang diucapkan semata. Tetapi juga diwujudkan dalam kinerja sehari-hari. Mulai dari kedisiplinan, keramahan serta kejujuran dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya orangnya tegas. Jika ada jajaran saya yang tidak mau menjalankan perintah, dan terkesan lamban dalam memberikan pelayanan, lebih baik saya kembalikan ke kantor di Banjarmasin saja, untuk dibina lebih lanjut,” tegasnya. (RIW/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.