13 April 2021

Kebutuhan Pokok di Banjar, Dalam Sepekan Alami Kenaikan

2 min read

Pedagang Kebutuhan pokok di pasar Kayu Tangi Martapura.

BANJAR – Jelang Bulan Ramadhan saat ini berbagai bahan kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga di pasar yang ada di Kabupaten Banjar, Seperti terpantau di pasar kayu tangi Martapura dalam sepekan ini

Yunani salah satu pedagang bahan kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Kayu Tangi mengatakan, beberapa bahan komoditi kebutuhan pokok sudah mengalami kenaikan harga seperti, gula pasir, bawang merah dan bawang putih, gula merah dan cabe dalam sepekan ini.

“Pada waktu minggu lalu harga beberapa komoditi barang kebutuhan pokok itu masih normal, seperti gula pasir yang tadinya kami menjual seharga Rp11.500 perkilogramnya hari ini sudah seharga Rp12.500 perkilogram karena dari distributor pun naik,” ujar Yunani

Tak hanya itu harga bahan kebutuhan pokok lainnya pun juga rata-rata mengalami kenaikan seperti, bawang merah yang tadinya dari agen berkisar Rp30.000 perkilogram menjadi Rp40.000 perkilogram, cabe merah berkisar Rp40.000 perkilogram menajdi Rp45.000 perkilogram, kenaikan dari agen ini juga berpengaruh terhadap harga jual kepada pembeli.
” Ada beberapa konsumen yang tidak jadi membeli karena mengetahui harga telah naik,” kata Yunani.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Banjar I Gusti Made Surya Wati melalui Jimmy Kabid Perdagangan saat ditemui di kantornya, membenarkan, dirinya mengatakan memang dalam sepekan ini ada beberapa bahan kebutuhan pokok yang mengalami lonjakan harga.
“Dari pantuan tim survey kami dilapangan pada, Kamis 24 April lalu memang didapati beberapa komoditi bahan kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga, seperti bawang merah dan bawang putih, gula pasir, tapi tidak terlalu signifikan atau tidak mencapai 10 persen dari HET. Namun untuk harga daging ayam potong mengalami kenaikan yang signifikan dari harga terendah Rp 22.000 perkilogram melonjak Rp 37.000 perkilogram. Kenaikan ini karena permintaan masyarakat meningkat menjelang bulan ramadhan,” jelas Jimmy.

Untuk itu pihaknya telah mempersiapkan berbagai upaya untuk menekan lonjakan harga, yakni salah satunya dengan cara membuat imbauan untuk pedagang yang dipasangkan pada tempat-tempat atau pasar yang strategis pada pekan mendatang.

“Selama Bulan Ramdhan dan Setelah Hari Raya Idhul Fitri Diimbau Kepada Pedagang Toko, Kios, dan Warung Makan agar Tidak Menaikkan Harga bahan pokok dan harga bahan penting lainya, ini yang akan kami pasang,” jelasnya.

Ia juga berharap masyarakat jangan terlalu khawatir dan panik, dan diminta untuk membeli barang kebutuhan pokok seperlunya sesuai dengan kebutuhannya saja karena kalau berlebih saat ini, akan memicu gejolak harga. (AF/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.