7 Maret 2021

Bangga Status Paripurna Mas, Paman Birin Terima Langsung Sertifikat Bintang 5 KARS

2 min read

Gubernur Kalsel (tengah sasirangan merah) usai menerima sertifikat akreditasi bintang 5 untuk RSUD Dr H Moch Ansari Saleh Banjarmasin, pada Sabtu pagi (27/04) di auditorium RSUD MAS.

BANJARMASIN – Adalah wajar, jika masyarakat mengharapkan pelayanan terbaik pada sebuah lembaga kesehatan milik pemerintah. Yakni puskesmas dan rumah sakit. Untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan terbaik tersebut, maka pemerintah pun membentuk lembaga khusus yang menilai atau mengakreditasi, sejauh mana rumah sakit sudah memberikan pelayanan paripurna. Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), itulah lembaga yang memfokuskan penilaian layanan rumah sakit di seluruh Indonesia. Jika sebuah rumah sakit mendapatkan nilai sempurna atau bintang 5 alias paripurna, maka menjadi kebanggan tersendiri bagi pengelolanya. Karena sangat tidak mudah untuk mendapatkan status paripurna dari KARS, dan harus melewati penilaian akreditasi yang ketat Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS). Dimana ada lebih dari 320 standar yang harus dipenuhi, dengan penilaian sekitar 1.000 item secara menyeluruh.

Lulus paripurna bintang 5 inilah, yang diterima RSUD Dr H Moch Ansari Saleh (MAS) Banjarmasin untuk kedua kalinya, pada tahun ini. Dimana penyerahan sertifikat akreditasi ini, dilaksanakan pada Sabtu pagi (27/4) di auditorium rumah sakit, yang dilakukan oleh Ketua Eksekutif KARS Sutoto, dan dihadiri langsung Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor.

Kepada wartawan, usai penyerahan sertifikat akreditasi bintang 5 ini, Ketua Eksekutif KARS Sutoto mengatakan, akreditasi yang dilakukan pihaknya adalah untuk menilai kepatuhan rumah sakit, terhadap semua peraturan perundangan-undangan terkait pelayanan kesehatan, dan standar-standar yang ditetapkan profesi kedokteran.
“Dan Ansari Saleh sudah berhasil mencapai lulus paripurna itu. Berarti seluruh standar profesi yang diwajibkan, telah dilaksanakan dengan baik di rumah sakit ini. Apalagi tujuan dari akreditasi ini, adalah untuk memastikan bahwa rumah sakit sudah memberikan pelayanan bermutu, dan selamat untuk pasiennya,” jelasnya.

Lebih jauh Sutoto mengatakan, mendapatkan sertifikasi bintang 5 bukanlah akhir dari segalanya. Diperlukan lagi usaha dan semangat untuk mempertahankannya. Sebab jika terjadi kemunduran pada pelayanan di rumah sakit, maka KARS dapat saja mencabut status bintang 5 atau paripurna tersebut.
“Akreditasi ini berlaku selama 3 tahun, dan harus dipertahankan serta ditingkatkan. Apalagi setiap tahunnya kami akan melakukan penilaian ulang, untuk memastikan rumah sakit bertanggung jawab terhadap nilai akreditasi yang sudah diterimanya. Sejauh ini Ansari Saleh sudah meraih nilai paripurna dua kali berturut-turut. Apabila sampai ketiga kalinya paripurna, maka rumah sakit ini dapat saja mengajukan akreditasi internasional,” urainya lagi.

Menanggapi prestasi yang ditorehkan rumah sakit milik pemerintah provinsi tersebut, Paman Birin (sapaan khas gubernur Kalsel) mengaku bangga, dan berharap status bintang 5 dapat dipertahankan, dan jika perlu ditingkatkan menjadi akreditasi internasional.
“Pemerintah provinsi siap memberikan dukungan, berupa pendanaan untuk menambah fasilitas di rumah sakit ini. Apalagi di bawah kepemimpinan direktur saat ini, saya percaya beliau mampu melakukannya. Hal itu sudah saya lihat, waktu pertama kali mengunjungi rumah sakit ini, dimana saat itu masih banyak area tanah kosong yang ditumbuhi rumput. Namun lihat sekarang, rumah sakit sudah sangat berubah, menjadi lebih cantik dan tertata,” katanya kepada wartawan dengan wajah penuh rasa gembira, usai menerima langsung sertifikat bintang 5 untuk RSUD MAS Banjarmasin. (RIW/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.