BanjarbaruNews

Hadapi Ramadhan, Masyarakat Kalsel Diminta Belanja Bijak

BANJARBARU – Menjelang masuknya bulan suci Ramadhan, kebutuhan pokok seperti bawang,A gula dan daging hampir dapat dipastikan akan mengalami kenaikan.Hal ini disebabkan karena kebutuhan masyarakat yang meningkat, saat menghadapi bulan puasa yang akan tiba di awal Mei 2019 ini.

Mengantisipasi hal tersebut, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) se Kalimantan Selatan menggelar rapat koordinasi daerah, Kamis (25/4), di ruang rapat Aberani Sulaiman kantor setda provinsi Kalsel di Banjarbaru.

Rapat koordinasi yang membahas mengenai Pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor.

Dalam sambutannya Gubernur berharap, TPID mempunyai strategi yang efektif agar dapat menekan inflasi di Kalimantan Selatan, sehingga daya beli masyarakat juga terjaga.
“Inflasi merupakan fenomena biasa jelang hari-hari besar tertentu, namun apabila inflasi tinggi, maka daya beli masyarakat akan turun, sehingga TPID harus menyusun strategi agar masyarakat terhindar dari rasa ketidakpastian,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Kalimantan Selatan, Herawanto mengharapkan masyarakat dapat berbelanja secara bijak, dengan artian membeli sesuai kebutuhan saja. Dengan begitu, maka masyarakat juga turut berkontribusi dalam menekan inflasi.

Dirinya juga menyampaikan, akan merumuskan beberapa strategi bersama TPID dari 13 kabupaten/kota, demi menjaga inflasi ini.
“Dalam rakor ini dihadiri dari TPID se-kalimantan Selatan, yang bersama-sama merumuskan agar inflasi terjaga jelang bulan suci Ramadhan hingga idul Fitri nanti,” tutupnya.(ASC/RDM/MTB)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat