18 April 2021

Legislator Sarankan Kedepan, Pilpres dan Pileg Dipisah

2 min read

Anggota DPRD Kalsel, Riswandi.

BANJARMASIN -Angka partisipasi pemilih dinilai mengalami peningkatan. Menyusul tingginya antusias masyarakat untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilu yang dilaksanakan pada 17 April 2019 lalu. Namun dari pantauan sejumlah pihak, terjadi perbedaan hasil suara sah antara Pilpres dan Pileg karena pemilih lebih dominan menggunakan hak suaranya untuk mencoblos Capres-Cawapres.

Kepada wartawan, Selasa (23/4), Anggota DPRD Kalsel, Riswandi mengatakan hasil analisisnya selama proses pemilu berlangsung hingga paska pencoblosan, masyarakat terkesan lebih fokus terhadap pemilihan presiden.

“Meskipun harus diakui angka partisipasi pemilih mengalami peningkatan dan antusias masyarakat tinggi untuk mendatangi TPS,” katanya.

Menurut Politisi senior yang sudah tak mencalonkan lagi dalam pemilu kali ini, dampak Undang-Undang Pemilu yang menyatukan Pileg dan Pilpres, otomatis pemilihan legislatif terabaikan karena pikiran masyarakat terkuras untuk pemilihan Presiden. Selain itu, tugas Pemerintah dan Penyelenggara Pemilu memberikan edukasi penuh, sosialisasi penyadaran masyarakat untuk memilih kedua unsur, eksekutif dan legislatif karena keduanya memiliki fungsi yang sama pentingnya.

“Jika fenomena Pilpres lebih menonjol dalam Pemilu kali ini, sebaiknya Pemilu berikutnya antara Pilpres dan Pileg dipisah pelaksanaannya. Jika perlu berani menggunakan E-vote, lebih efesien dan praktis, ” sarannya.

Secara terpisah, Anggota DPRD Kalsel lainnya, Hormansyah mengaku pelaksanaan Pilpres dan Pileg secara bersamaan membingungkan masyarakat karena ada perbedaan fisik surat suara antara Capres dan Legislatif.
“Pilpres lebih mudah karena ukurannya kecil, sedangkan pileg surat suaranya besar sehingga menyulitkan pemilih menggunakannya,” katanya.

Hormansyah sepakat jika kedepan Pilpres dan Pileg dipisah. Selain itu, ia mengharapkan agar honor petugas KPPS ditingkatkan. Mengingat tugasnya yang berat.

“Mereka bekerja full hingga larut malam. Bahkan sampai pagi hari menyelesaikan proses pencoblosan,” jelasnya. (NRH/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.