12 April 2021

Banjar Bangun Kesehatan Melalui Dana Desa

2 min read

Saat Sosialiasi penggunaan dana desa bidang kesehatan berlangsung.

BANJAR – Sebanyak 277 Kepala Desa se Kabupaten Banjar, mengikuti Sosialisasi dan Advokasi Penggunaan Dana Desa Bidang Kesehatan Kabupaten Banjar Tahun 2019, Rabu (24/4) di Guest House Sultan Sulaiman Martapura.
Sosialisasi ini diselenggarakan terkait dengan Permendes No.16 Tahun 2018 tentang skala prioritas penggunaan Dana Desa yang salah satunya adalah bidang kesehatan.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjat melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Rahimayanti, Sosialisasi ini untuk menentukan porsi penggunaan anggaran desa maupun anggaran di Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, yang tujuannya untuk pembangunan kesehatan di desa-desa, baik di peruntukan kepada lingkungan seperti sanitasi air bersih dan jambanisasi, kemudian di peruntukan kepada pelayanan kesehatan seperti Puskesdes, Posyandu, Pospindu yang mengarah pada upaya kesehatan berbasis masyarakat (UKBM).

“Alhamdulillah dengan program pemerintah saat ini melalui dana desa, pembangunan kesehatan di desa punya kekuatan, baik sumber dayanya maupun dari segi anggarannya,” ujar Rahimayanti.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Banjar Rahimayanti.

Rahimayanti juga memaparkan di sosialisasi ini pula telah disampaikan program Indonesia sehat berbasis keluarga, dimana program ini nantinya dapat dijadikan data base oleh setiap desa berdasarkan data real dilapangan terkait berbagai kendala dan permasalahan kesehatan di desanya, sehingga menurut Rahimayanti dari data tersebut akan muncul analisa apa saja yang menjadi keinginan yang di perlukan di desa tersebut untuk membangun kesehatan.

Dengan Kegiatan ini dirinya berharap akan terbangun komunikasi yang baik antara Dinas Kesehatan dan aparat desa, terkait bidang kesehatan di desa-desa.

Ketua Apdesi Kabupaten Banjar Muhammad Gazali.

Sementara itu, kegiatan ini mendapat apresiasi dari Ketua Apdesi Kabupaten Banjar Muhammad Gazali yang juga sebagai kepala Desa Pesayangan Utara. Menurutnya kegiatan ini suatu pencerahan bagi aparat desa tentang advokasi penggunaan Dana Desa yang salah satunya untuk bidang kesehatan, sehingga aparat desa lebih mengetahui dan memahami apa saja yang menjadi prioritas dalam penggunaannya yang menyangkut bidang kesehatan.

“Saya berharap semua Kepala Desa yang ada di Kabupaten Banjar dapat memberikan aspirasi di bidang kesehatan dengan cara memaksimalkan anggaran tersebut di desanya masing-masing melalui alokasi dana desa ini,” harap Gazali. (AF/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.