7 Maret 2021

Masyarakat Di Imbau Waspada Bencana

2 min read

Kepala BPB Kabupaten Banjar Muhammad Irwan Kumar Saat ditemui di ruang kerjanya.

BANJAR – Hujan deras di sertai angin kencang yang melanda disebagian wilayah Kalimantan Selatan akhir-akhir ini, termasuk wilayah Kabupaten Banjar menjadi perhatian BPBD setempat. Untuk itu, BPBD Kabupaten Banjar meminta kepada masyarakat untuk waspada terhadap bahaya Banjir dan Angin Puting Beliung.

Hal ini diungkapkan Kepala BPBD Kabupaten Banjar Muhammad Irwan Kumar Kepada Abdi Perasada Fm, beberapa waktu yang lalu saat di temui di ruang kerjanya.

Disampaikan Irwan memang prediksi pihaknya pada April ini sudah masuk musim kemarau, namun kenyataannya cuaca saat ini berbeda dari apa yang di perkirakan, sehingga menurut Irwan berdasarkan informasi dari pihak BMKG, melalui BPBD Kabupaten/kota di Kalimatan Selatan, kepada masyarakat diminta untuk waspada, apalagi daerah yang rawan bencana,

“Untuk Kabupaten Banjar sendiri yang patut di waspadai adalah bahaya Banjir yang sering terjadi, seperti di Kecamatan Martapura Barat, Kecamatan Sungai Tabuk, Kecamatan Astambul dan sebagian Kecamatan Pengaaron,” jelas Irwan.

Irwan memaparkan terkait hal ini, pihak BPBD Kabupaten Banjar, sudah menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat, melalui para relawan bencana yang ada di kecamatan, Menurut Irwan sosialisi tersebut tidak hanya untuk menghdapai bencana Banjir saja, namun juga untuk menghadapi atau mengantisipasi bahanyanya Karthutla dan juga angin puting beliung.

Terkait akan memasuki musim kemarau Nanti, Irwan pun juga menjelaskan BPBD Kabupaten Banjar akan menggelar Simulasi atau Gladi Kesiapsiagaan Bencana dalam menghadapi Bahayannya Karhutla Tahun 2019.

Disampaikan Irwan,simulasi tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan pada apel kesiapsiagaan yang akan di gelar pada tanggal 25 April mendatang di halaman BPBD Banjar. Irwan pun mengatakan untuk Kabupaten Banjar sendiri akan menurunkan kurang lebih 300 orang yang melibatkan para relawan bencana, TNI/Polri dan berbagai Instansi terkait.
“Sebenarnya untuk Apel kesiapsiagaan bencana digelar secara nasional pada 26 April 2019 nanti, Namun karena tanggal 26 April itu hari Jum’at, maka kami melaksanakannya pada Kamis 25 April dan ini sudah kami koordinasikan dengan pihak Provinsi,” jelas Irwan.

Lebih lanjut Irwan menambahkan, sesuai dengan lambang yang terdapat pada BNPB segi tiga biru, untuk penanganan bahaya bencana ini memang harus melibatkan 3 unsur yaitu pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha, untuk berperan atau ikut peduli terhadap bahayanya bencana.( AF/RDM/MGG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.