1 Maret 2021

Renovasi Stadion 17 Mei Dimulai Akhir Juni 2019

2 min read

Kadispora Kalsel, H. Hermansyah.

BANJARMASIN – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalsel menjanjikan renovasi fisik Stadion 17 Mei Banjarmasin bakal dimulai akhir Juni 2019 mendatang. Hal itu disampaikan Kepala Dispora Kalsel, Hermansyah kepada wartawan, usai rapat dengan Pansus LKPj Kepala Daerah Tahun 2018 di DPRD Kalsel di Banjarmasin, Kamis (11/4). Menurutnya, saat ini tahapan renovasi stadion 17 Mei yang berdiri sejak tahun 1974 tersebut memasuki proses penyusunan Detail Engeneering Design (DED).

“Dokumen perencanaan ini akan rampung akhir April depan. Sehingga awal atau pertengahan Mei digelar proses lelang pembangunan fisik,” katanya.

Hermansyah mengaku anggaran sebesar 13 miliar tersebut diperuntukkan bagi perbaikan fisik stadion, terutama perombakan tribun VIP agar penonton nyaman menyaksikan pertandingan. Rencananya anggaran tambahan akan dikucurkan pada tahun depan, sehingga perbaikan markas PS Barito Putera ini bisa menyeluruh dengan sistem multiyears atau tahun jamak.

Hermansyah berharap desakan masyarakat agar stadion kebanggaan Banua ini dipercantik bisa segera diwujudkan.

“Meskipun dengan anggaran 13 miliar rupiah dirasakan masih minim tapi respon ini merupakan komitmen Gubernur Sahbirin Noor yang peduli terhadap dunia olahraga di Kalsel,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Kalsel, Muhammad Lutfi Saifuddin mengaku dapat memahami desakan masyarakat Banua agar stadion home base PS Barito Putera ini direnovasi.

“Karena mereka merindukan Provinsi Kalsel bisa memiliki venue sepakbola bertaraf internasional serta bisa menjadi kebanggaan dan landmark di Banua,” jelasnya.

Politisi Partai Gerindra ini menyatakan Wakil Rakyat di Komisi IV DPRD Kalsel siap mendukung dan memperjuangkan anggaran untuk itu, baik di APBD Perubahan 2019 maupun APBD Murni tahun 2020 agar renovasi stadion 17 mei Banjarmasin dilaksanakan secara tuntas dan tidak setengah-setengah.

Untuk diketahui, Stadion 17 Mei Banjarmasin merupakan satu-satunya lapangan sepakbola di kota seribu sungai yang bisa menggelar pertandingan profesional selevel Liga Super Indonesia.Stadion berkapasitas 12 ribu tempat duduk ini sudah pernah tiga kali mengalami renovasi yakni 2007, 2010 dan 2013. Namun kini kondisinya kembali kurang layak untuk digunakan sehingga harus menjalani perbaikan. (NRH/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.